Kajian Pembangunan TPA Mahulu Terus Dimatangkan Atas Peningkatan Volume Sampah
- 28 Mar 2026 14:23 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tengah melakukan kajian mendalam terkait rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Langkah ini diambil seiring meningkatnya volume produksi sampah setiap tahun di wilayah tersebut.
Peningkatan jumlah sampah dinilai perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan yang memadai. Tanpa adanya fasilitas TPA yang representatif, pengelolaan sampah dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan lingkungan di masa mendatang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Mahulu, Yohanes Andy Abeh, mengonfirmasi proses kajian pembangunan TPA telah dilakukan sebanyak dua kali. Kajian ini bertujuan memastikan kelayakan pembangunan dari berbagai aspek.
“Kajian pembangunan TPA sampah di Mahulu sudah dilakukan dua kali untuk memastikan apakah sudah layak atau belum,” ujar Andy, Sabtu 28 Maret 2026.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama dalam kajian tersebut adalah penentuan lokasi yang tepat. Pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa opsi lokasi untuk mendukung rencana pembangunan tersebut.
Salah satu lokasi yang menjadi pertimbangan adalah Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun. Lokasi ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat pengelolaan sampah terpadu.
Selain aspek lokasi, kajian juga mencakup dampak lingkungan, sosial, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan TPA tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kami juga mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampak lingkungan dan kesiapan infrastruktur agar pembangunan TPA benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Mahulu berkomitmen untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dengan adanya TPA yang layak, diharapkan permasalahan sampah dapat ditangani secara optimal serta mendukung kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....