Jalan Rusak Hambat Ekonomi Warga di Kutai Barat

  • 21 Feb 2026 13:28 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kerusakan jalan penghubung tiga kampung di Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga.

Jalur tersebut menjadi akses utama distribusi hasil kebun dan tangkapan ikan masyarakat menuju Tanjung Isuy.

Dalam kondisi normal, jalan darat menjadi pilihan utama karena lebih cepat dan efisien dibanding jalur sungai. Namun saat hujan turun, badan jalan berubah menjadi lumpur dengan genangan air yang menyulitkan kendaraan melintas.

Akibatnya, proses pengangkutan hasil kebun dan perikanan menjadi terhambat. Warga harus lebih berhati-hati agar kendaraan tidak terperosok di bagian jalan yang lebih dalam.

Sisca, warga Tanjung Jan, menyebut masyarakat sempat melakukan perbaikan sederhana secara swadaya dengan menimbun bagian berlubang menggunakan tanah dan material seadanya. Namun upaya tersebut hanya bertahan sementara.

“Perlu penanganan yang lebih serius supaya tidak rusak lagi setiap musim hujan,” kata Sisca, Sabtu 21 Februari 2026.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga. Jika akses terganggu, maka distribusi hasil produksi ikut terhambat dan berpengaruh pada pendapatan masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan permanen agar jalur penghubung antar kampung tersebut kembali mendukung aktivitas ekonomi secara optimal sepanjang tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....