Pemkab Kutai Barat Serahkan 10 Unit Damkar untuk 10 Kecamatan

  • 12 Feb 2026 11:15 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), 11 unit pompa apung, dan 5 unit kendaraan slip on guna memperkuat sistem penanggulangan kebakaran hingga tingkat kecamatan.

Penyerahan barang milik daerah tersebut dilakukan dalam kegiatan resmi Pemkab Kubar, di Alun-alun Itho Sendawar, Kamis 12 Februari 2026.

Adapun 10 kecamatan yang memperoleh bantuan Damkar, kecamatan Tering, Muara Lawa, Muara Pahu, Nyuatan, Sekolaq Darat, Penyinggahan, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Long Iram, dan Mook Manaar Bulatn.

Selanjutnya untuk penyerahan 5 unit Mobil slip-on dari BPBD Kubar diperuntukkan bagi 5 kecamatan.

Yakni kecamatan Tering, Long Iram, Linggang Bigung, Nyuatan, Siluq Ngurai dan kecamatan Damai.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat, Yustinus Giri, mengatakan, pengadaan peralatan Damkar ini merupakan bagian dari upaya percepatan waktu tanggap (response time) kebakaran di wilayah dengan cakupan geografis yang luas.

Menurutnya pengadaan sarana pemadam kebakaran ini bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Luas wilayah Kutai Barat menuntut percepatan waktu respons agar risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan sejak dini. Karena itu, armada damkar didistribusikan ke kecamatan-kecamatan strategis,” ujarnya.

Sebanyak 10 unit mobil damkar disalurkan ke 10 kecamatan, sementara 11 unit pompa apung ditempatkan di 3 Pos Damkar dan 8 kecamatan untuk memaksimalkan sumber air alami seperti sungai dan danau. Total anggaran pengadaan 10 unit damkar mencapai Rp17,11 miliar, sedangkan 11 unit pompa apung senilai Rp1,95 miliar.

Giri menambahkan, seluruh unit telah melalui pemeriksaan administrasi dan uji teknis, serta didukung pelatihan pengoperasian selama tiga hari bagi personel penerima manfaat di Alun-Alun Itho.

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kubar Ayonius, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan Kebakaran.

“Penguatan armada ini difokuskan ke wilayah luar ibu kota kabupaten agar setiap kecamatan memiliki kemandirian awal dalam menangani kebakaran sebelum bantuan pusat tiba,” kata Ayonius.

Selanjutnya Ayonius meminta seluruh kecamatan untuk segera menyusun SOP dan anggaran operasional.

Ia Kubar berharap seluruh aset yang diserahkan dapat dirawat dengan baik, digunakan secara optimal, serta didukung koordinasi yang solid antara petugas kabupaten, kecamatan, dan relawan, guna mewujudkan Kutai Barat yang aman dan tangguh terhadap bencana kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....