Bupati Mahulu: TMMD Adalah Bentuk Sinergi TNI - Pemda
- 20 Feb 2025 14:35 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar: Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh menyambut positif progam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123 Wilayah Perbatasan, yang digalang Kodim 0912/Kutai Barat.
Menurut Boni, TMMD yang berlokasi di kampung Laham, kecamatan Laham kabupaten Mahakam Ulu ini adalah bentuk kolaborasi dan kerjasama antara TNI dan pemerintah daerah. Sinergi yang baik itu menjadi modal yang kuat dalam membangun daerah.
Terutama daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan akses infrastruktur, ekonomi maupun telekomunikasi.
"Pemerintah dan TNI itu harus bersinergi membangun daerah dan sesuai dengan aturannya juga sudah ada seperti itu. Jadi kita implementasikan tahun ini di Kabupaten Mahakam Ulu untuk kegiatan TMMD yang ke 123," kata Boni saat meninjau lokasi TMMD di kampung Laham, Kamis (20/2/2025).
BACA JUGA:
TMMD Ke-123 Wiltas di Laham - Mahulu Resmi Dimulai
Bupati juga berterima kasih kepada Kodim Kutai Barat yang memilih kampung Laham sebagai lokasi TMMD Wiltas tahun 2025. Sebab kampung berpenduduk 1.372 jiwa itu tergolong daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan).
"Saya sangat berterima kasih kepada pak Dandim yang mau membantu kami membangun kabupaten Mahakam Ulu, sehingga akses jalan dan jembatan yang kesulitan itu cepat terbangun," katanya.
"Terutama daerah-daerah ekstrem yang susah akses dan susah membawa material, susah SDM, itu hanya TNI yang bisa bantu kita mengerjakannya," kata Boni.
Ia juga meminta masyarakat setempat ikut membantu TNI mengerjakan pekerjaan yang bisa dilakukan. "Intinya jangan mempersulit, karena TNI ini membangun tempat di mana mereka berkarya. San TNI ini mau membangun ini karya mereka tidak dibawa pulang, ya ditinggalkan untuk masyarakat. Jadi masyarakat harus berterima kasih dengan dukungannya," ucapnya.
Sementara Dandim 0912/Kubar Letkol Czi Eko Handoyo mengatakan, ada sejumlah kegiatan fisik maupun nonfisik yang dilaksanakan dalam TMMD di kampung Laham.
Diantarnya, semenisasi jalan kampung sepanjang 700 meter, pembangunan MCK, rumah tidak layak huni serta air bersih.
Dandim menegaskan, bahwa semenisasi jalan sepanjang 700 meter menjadi prioritas utama karena diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi mobilitas warga dan perekonomian daerah.
Jalan yang dibangun dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 cm ini dirancang untuk tahan lama dan mampu menopang beban kendaraan berat, sehingga dapat mendukung distribusi hasil pertanian dan produk lokal.
“Tantangan pekerjaan kita di sini sebenarnya sederhana, seperti kondisi alam dengan cuaca yang tidak menentu dan juga mobilisasi material yang memang sulit untuk didatangkan. Tetapi kami optimis semua pekerjaan akan selesai tepat waktu” katanya.
Selain itu, TNI juga akan membantu program ketahanan pangan di lahan seluas 2 hektare, penanaman pohon dan pemberian nutrisi tambahan untuk anak-anak serta pembersihan lokasi TMMD Wiltas.
Sedangkan sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, narkoba, hukum, penyuluhan UMKM hingga penyuluhan kesehatan.
"Memang semua kegiatan akan dilakukan bersama masyarakat, jadi kita saling membantu. Tujuannya kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Dandim.
Adapun pelaksanaan TMMD ke 123 di kampung Laham, dilaksanakan selama satu bulan, mulai tanggal 19 Februari sampai 20 Maret 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....