Geliat Pengembangan Bakat Seni Generasi Muda melalui Pekan Kebudayaan Daerah
- 05 Okt 2026 19:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Gelaran Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) di Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya diarahkan untuk melestarikan budaya, adat, dan tradisi lokal, tetapi juga mendorong tumbuhnya minat, bakat, serta kreativitas generasi muda di bidang seni. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal, mempelajari, dan menampilkan berbagai potensi seni serta kebudayaan yang berkembang di daerah.
Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal. Pelajar dari berbagai jenjang pendidikan diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya daerah.
"Keberlanjutan Pekan Kebudayaan Daerah diharapkan memperkuat peran generasi muda sebagai penerus kebudayaan lokal," kata Suhuk.
Menurutnya, pengembangan minat dan bakat di bidang seni perlu dilakukan secara berkelanjutan agar potensi generasi muda dapat tumbuh dan berkembang. Ruang berkesenian juga dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Mahakam Ulu.
Keterlibatan berbagai pihak diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat berlanjut dalam program pembinaan seni dan kebudayaan. Dengan demikian, generasi muda memiliki kesempatan yang lebih luas untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Suhuk menilai, pelestarian adat dan tradisi akan semakin kuat apabila didukung partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Upaya tersebut sekaligus dapat menjadi bagian dari pembangunan Mahakam Ulu sebagai daerah yang memiliki identitas dan karakter budaya yang kuat.
"Kolaborasi berbagai unsur masyarakat dapat memperluas ruang bagi generasi muda untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah," ujar Suhuk.
Pekan Kebudayaan Daerah juga diarahkan menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama strategis antara lembaga pemerintah, pihak swasta, aparatur kampung, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi berbagai unsur tersebut diperlukan untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....