Bunda PAUD Kutai Barat Ajak Stop Kekerasan dan Perundungan Anak
- 26 Jul 2026 13:43 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, mengajak seluruh masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dengan menghentikan segala bentuk kekerasan dan perundungan. Ajakan tersebut disampaikan Maria saat membuka Festival Hari Nasional (HAN) Tahun 2026 jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Taman Budaya Sendawar Kutai Barat, Sabtu 25 Juli 2026.
Menurut Maria, Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh pihak tentang pentingnya memenuhi hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta ramah bagi tumbuh kembang mereka.
"Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, kami mengucapkan selamat Hari Anak Nasional. Melalui momentum ini, kami mengajak semua pihak menghentikan kekerasan terhadap anak dan perundungan, sekaligus kembali menguatkan pesan-pesan moral kepada anak-anak, khususnya di Kabupaten Kutai Barat," ujarnya.
Istri bupati Frederick Edwin ini mengatakan perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi anak, tetapi juga menghadirkan tantangan baru, terutama meningkatnya risiko anak terpapar konten negatif, kecanduan gawai, hingga perundungan di ruang digital. Karena itu, peran orang tua dalam mendampingi anak menjadi sangat penting.
Maria yang juga menjabat ketua TP PKK Kubar juga mengimbau para orang tua mengawasi penggunaan gadget secara bijak dengan membatasi waktu bermain dan mengajak anak lebih sering melakukan aktivitas di luar rumah.
"Sesekali ajak anak bermain di luar rumah atau mengenalkan permainan tradisional. Dengan begitu mereka bisa belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan tidak hanya terpaku bermain game," katanya.
Ia menilai kebersamaan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Pendampingan yang konsisten akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Maria berharap peringatan Hari Anak Nasional semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari kekerasan dan perundungan. Dengan dukungan seluruh pihak, anak-anak di Kutai Barat diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan bahagia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....