Disnakertrans Kutai Barat Buka Pelatihan Operator Excavator dan Doser Gratis

  • 12 Mar 2026 13:28 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) membuka kesempatan bagi angkatan kerja yang ingin meningkatkan kemampuan dan keterampilan melalui program pelatihan vokasi.

Dalam waktu dekat, Disnakertrans akan melaksanakan pelatihan kerja untuk operator alat berat jenis excavator dan dozer, bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi kerja, khususnya di sektor yang membutuhkan tenaga terampil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kubar, Welsi, berharap melalui pelatihan tersebut dapat menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk memperoleh peluang kerja yang lebih luas.

Terlebih pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi Bupati Kutai Barat, khususnya dalam menekan angka kemiskinan.

“Pelatihan ini kami laksanakan dalam rangka mendukung visi dan misi Bapak Bupati, salah satunya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kutai Barat,” kata Welsi, Kamis 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, melalui pelatihan vokasi tersebut, pemerintah ingin membuka peluang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Artinya melalui pelatihan ini, setidaknya membuka peluang bagi adik-adik maupun masyarakat pada umumnya untuk mendapatkan pekerjaan di sektor swasta,” ujar Welsi.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan operator alat berat juga dinilai memiliki prospek kerja yang cukup baik, mengingat kebutuhan tenaga operator masih cukup tinggi, terutama pada sektor konstruksi dan pertambangan.

Program pelatihan ini juga dipastikan tidak dipungut biaya bagi peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Pelatihan ini gratis. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat bisa datang langsung ke kantor Disnakertrans Kubar pada hari dan jam kerja,” ucapnya.

Rekomendasi Berita