Harga Ikan Gabus Pasar Melak Masih Stabil
- 01 Des 2025 15:02 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar: Pedagang ikan di pasar Olah Bebaya Melak, Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Hadijah, terus menghadirkan ikan gabus segar untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Ia menyebutkan, pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu pembeli biasanya memadati lapaknya karena banyak warga yang mencari ikan gabus sebagai lauk harian.
“Kalau akhir pekan ramai, banyak yang cari gabus,” ujarnya saat ditemui di kios jualannya.
Menurut Hadijah, ketersediaan ikan gabus sangat bergantung pada kondisi air. Jika debit air sungai melimpah seperti saat ini, maka stok ikan lebih mudah diperoleh. Meski begitu, ia mengaku pasokan tetap stabil dan tidak mengalami kendala berarti. “Ikan banyak tergantung air, kalau air naik begini lebih gampang dapatnya,” katanya.
Dalam menjalankan usahanya, Hadijah mengambil ikan gabus langsung dari tengkulak. Ia mengatakan pasokan ikan datang dari wilayah Muara Pahu, salah satu daerah penghasil ikan air tawar di Kutai Barat. “Ikan gabus ini dari Muara Pahu, saya cuma jual gabus aja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa harga ikan gabus hingga kini masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Untuk satu kilogram, pedagang di pasar mematok harga berkisar Rp 45.000 hingga Rp 50.000. “Gabus ini gak ada kenaikan harga, masih sama,” ucap Hadijah menyampaikan.
Ikan merupakan salah satu alternatif lauk yang banyak dipilih masyarakat, terutama bagi mereka yang mulai mengurangi konsumsi daging ayam atau daging lainnya. Karena itulah, ikan air tawar tetap menjadi komoditas yang diburu, meskipun harga beberapa jenis ikan sempat merangkak naik.
Di kios-kios pasar, pedagang tak hanya menjual ikan gabus, tetapi juga berbagai ikan air tawar dan ikan laut segar. Setiap pagi, konsumen terlihat memadati lapak ikan untuk mendapatkan bahan makanan yang masih fresh sebelum dijual habis. Aktivitas jual beli pun semakin ramai menjelang akhir pekan.
Masyarakat Kutai Barat sendiri sangat mengenal iwak haruan sebutan lokal untuk ikan gabus yang banyak ditemukan di rawa maupun sungai, termasuk aliran Sungai Muara Pahu. Tekstur dagingnya yang lembut dan gurih menjadikan ikan ini salah satu pilihan konsumsi favorit warga, baik untuk dimasak sayur maupun digoreng kering sebagai lauk sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....