DPRD Mahulu Dorong Penguatan Pertanian Dukung Swasembada Pangan
- 11 Agt 2026 09:17 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Penguatan sektor pertanian di Mahakam Ulu dinilai sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian pangan di tingkat daerah.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan setiap daerah perlu memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Hal itu penting sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat mempengaruhi ketersediaan pangan di masa mendatang.
Menurut Devung, kondisi geopolitik global menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga ketahanan pangan. Perubahan situasi internasional dapat berdampak terhadap distribusi dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan.
"Kita tidak tahu bagaimana kondisi geopolitik ke depan. Karena itu, penguatan sektor pertanian perlu dilakukan secara berkelanjutan agar daerah memiliki ketahanan pangan yang lebih kuat," kata Devung Paran, Selasa, 11 Agustus 2026.
Devung menilai ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah maupun impor perlu dikurangi secara bertahap. Kemampuan daerah dalam menghasilkan bahan pangan sendiri menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian pangan.
"Saat ini saja Indonesia masih mengimpor beras dan komoditas lainnya," ujar Devung. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan produksi pangan lokal.
Pengembangan sektor pertanian di Mahakam Ulu perlu didukung dengan kebijakan dan anggaran yang memadai. Selain sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan juga diperlukan untuk meningkatkan produktivitas.
Dengan penguatan sektor pertanian, Mahakam Ulu diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakatnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan daerah dan mendukung target swasembada pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....