Puluhan Koperasi Merah Putih Mulai Dibangun di Kubar, Tiga Titik Rampung 100 Persen

  • 31 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai menunjukkan perkembangan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Dari total 194 titik yang direncanakan dibangun, sebanyak 47 lokasi kini telah memasuki tahap pembangunan dan tiga di antaranya telah selesai sepenuhnya.

Perkembangan tersebut ditandai dengan peluncuran KDKMP di Kampung Sri Mulyo, Kecamatan Sekolaq Darat, yang menjadi salah satu lokasi peresmian program secara daring bertepatan dengan peluncuran serentak 1.061 koperasi desa dan kelurahan oleh Presiden Prabowo Subianto, pertengahan Mei 2026.

Pemantauan progres pembangunan di Kubar, termasuk di Mahakam Ulu (Mahulu) turut melibatkan jajaran Kodim 0912 Kubar melalui fungsi pembinaan teritorial. Karena itu, perkembangan pembangunan di lapangan terus dipantau untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0912 Kubar, Lettu Inf Moch Wahyudi, mengatakan pembangunan koperasi di dua kabupaten tersebut berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, tahap awal pembangunan difokuskan pada 50 titik yang tersebar di Kubar dan Mahulu. Hingga saat ini, sebagian besar target sudah memasuki tahap pengerjaan di lapangan.

“Untuk wilayah Kutai Barat, saat ini pembangunan sudah berjalan di 47 titik. Dari jumlah itu, tiga titik sudah selesai 100 persen, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian. Untuk Mahakam Ulu masih ada tiga titik lagi yang berjalan, sehingga total keseluruhan mencapai 50 titik,” kata Wahyudi, Sabtu 30 Mei 2026.

Tiga koperasi yang telah selesai dibangun masing-masing berada di Kampung Sumber Bangun, Kampung Sekolaq Joleq, dan Kampung Sri Mulyo. Ketiga lokasi tersebut menjadi contoh percepatan pembangunan yang ditargetkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa.

Program KDKMP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menghadirkan pusat layanan ekonomi di tingkat kampung. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan usaha, pemasaran hasil produksi, hingga penguatan sektor ekonomi lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....