Perubahan Musim Pengaruhi Hasil Produksi Sayuran di Kutai Barat

  • 30 Jul 2026 07:04 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kondisi musim menjadi salah satu faktor yang menentukan jenis komoditas hortikultura yang banyak diproduksi petani di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Petani Kampung Jaras, Kecamatan Barong Tongkok, Wagito, mengatakan setiap musim memiliki komoditas unggulan yang berbeda. Pada musim hujan, produksi cabai, tomat, dan terong cenderung lebih banyak, sedangkan timun dan kacang justru lebih sedikit.

“Kalau musim hujan itu yang banyak cabai, tomat sama terong. Kalau kacang sama timun pasti sedikit,” ujar Wagito, Rabu 29 Juli 2026.

Sebaliknya, ketika memasuki musim kemarau, produksi cabai mulai berkurang karena sebagian besar tanaman telah selesai dipanen. Pada periode tersebut, petani lebih banyak menanam komoditas seperti kacang panjang, timun, dan buncis yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi cuaca.

Menurut Wagito, pola tanam tersebut sudah menjadi kebiasaan petani agar dapat menyesuaikan dengan kondisi alam sekaligus menjaga produktivitas lahan. Dengan memilih komoditas sesuai musim, hasil panen dinilai lebih optimal dibandingkan memaksakan menanam tanaman yang kurang cocok.

“Kalau musim tanamnya bagus, petani pasti memilih tanaman yang memang cocok dengan musimnya. Biasanya memang berganti-gantian,” katanya.

Ia menilai pemahaman terhadap pola musim menjadi bekal penting bagi petani hortikultura. Selain meningkatkan peluang keberhasilan panen, penyesuaian jenis tanaman juga membantu mengurangi risiko kerugian akibat cuaca maupun serangan penyakit tanaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....