Panen Raya di Rapak Oros, Bupati Kubar Dorong Optimalisasi Lahan Sawah

  • 27 Mar 2026 15:09 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar panen raya padi di kawasan Rapak Oros, Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kamis 26 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, mengatakan panen tersebut menunjukkan peningkatan kesadaran dan ketekunan petani dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Panen raya ini diharapkan mendorong peningkatan produksi padi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Panen bersama ini merupakan hasil penerapan inovasi teknologi pertanian melalui program kaji terap yang dilakukan Gapoktan Maju Bersama, dengan pendampingan penyuluh serta dukungan Dinas Pertanian.

Berdasarkan hasil uji kesesuaian varietas, padi Inpara 02 dinilai cocok dikembangkan di lahan seluas 5 hektare di kawasan Rapak Oros. Varietas ini mampu menghasilkan sekitar 4,8 ton per hektare dan berpotensi ditanam dua hingga tiga kali dalam setahun.

Meski begitu bupati Edwin menegaskan, pengembangan pertanian masih menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara petani, penyuluh, dan instansi terkait agar optimalisasi lahan dapat berjalan maksimal.

Selain sebagai sentra produksi padi, kawasan Rapak Oros juga berpotensi dikembangkan melalui diversifikasi usaha pertanian untuk menambah pendapatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kubar, Stepanus Alexander Samson, menyebut kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia menambahkan, pada 2025 produksi padi Kutai Barat mencapai 5.957 ton dari luas lahan 1.985 hektare, dengan produktivitas rata-rata 3,01 ton per hektare.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, pendampingan teknis, serta pengembangan inovasi berkelanjutan guna mendukung swasembada pangan daerah,” kata Stepanus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....