MTQ Nasional Usai, Pengalaman Tamu Bisa Jadi Promosi Wisata Semarang
- 22 Sep 2026 14:03 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Riuh ajang Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang telah usai. Para kafilah, pendamping, dan tamu dari berbagai daerah kini mulai kembali ke daerah masing-masing, membawa pulang pengalaman selama berada di ibu kota Jawa Tengah.
Bagi Kota Semarang, kepulangan para tamu bukan berarti cerita tentang MTQ berakhir. Justru dari pengalaman selama berada di Semarang, ada peluang agar kota ini kembali dikunjungi, bahkan direkomendasikan kepada orang lain.
Pengamat pariwisata Universitas Semarang, Muchammad Satrio Wibowo mengatakan pengalaman dan kepuasan wisatawan menjadi bagian penting dalam mendorong minat kunjung kembali. Menurutnya, tamu yang mendapatkan pengalaman baik selama berada di Semarang dapat menjadi agen promosi secara tidak langsung melalui cerita kepada keluarga, teman, hingga media sosial.
“Contohnya semisal ada yang puas nih dari kontingen luar provinsi terus mereka merekomendasikan ke temannya atau ke saudaranya yang tidak ikut MTQ bahwa Semarang keren loh. Kemarin saya, MTQ ada destinasi ini, lah itu kan mereka juga secara tidak langsung akan membantu pemasaran dari para wisata melalui World of Mood gitu atau melalui gethok tular kalau bahasa kita, nggih," ujarnya kepada RRI, Senin, 21 September 2026.
Ia menilai pengalaman tersebut perlu didukung pelayanan yang baik, mulai dari keramahan masyarakat, infrastruktur. Dengan demikian, wisatawan menikmati berbagai destinasi di Kota Semarang .
Hal senada disampaikan ekonom Universitas Negeri Semarang, Bayu Hapsoro. Menurutnya, MTQ dapat menjadi momentum untuk membangun kesan positif tentang Semarang, karena puluhan ribu orang yang datang berpotensi membawa cerita tentang kota ini ke daerah asal mereka.
“MTQ ini semacam pertaruhan nama baik Kota Semarang, kalau MTQ ini berjalan baik, ya orang akan kemudian, oh ternyata Semarang bagus. Semarang ternyata asik kotanya bisa dikunjungi, kota keluarga yang nyaman' gitu, jadi, ‘oh kapan-kapan lagi tak ke sini lagi," katanya.
Bagi Bayu, kesan yang baik tidak berhenti pada satu kunjungan. Ketika pengalaman selama berada di Semarang terasa menarik dan berkesan, rekomendasi dari satu tamu dapat membuka peluang datangnya wisatawan lain di kemudian hari.
Setelah panggung MTQ ditutup dan para tamu beranjak pulang, Semarang memiliki satu pekerjaan yang tak kalah penting, yakni menjaga agar kota ini tetap tinggal dalam ingatan mereka. Tidak hanya sebagai tempat berlangsungnya MTQ, tetapi sebagai kota yang ingin kembali mereka kunjungi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....