Dapat Kucuran Modal Penyertaan Rp2,5 Miliar, Taman Kyai Langgeng Magelang Berbenah

  • 02 Sep 2026 16:06 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Perusahaan Daerah Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang
  • Taman Kyai Langgeng
  • Komisi B DPRD Kota Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang melakukan pembenahan dan penambahan fasilitas objek wisata yang ada di pinggiran Sungai Progo tersebut. Sebelumnya, Pemkot Magelang telah mengucurkan penyertaan modal sebesar Rp 2,5 miliar untuk lima kegiatan pembangunan di objek wisata tersebut.

“ Tahun ini ada lima kegiatan yang dibiayai melalui Penyertaan modal dari Pemkot Magelang sebesar Rp2,5 miliar. Fokus pembangunan pada pembenahan bagian depan hingga fasilitas pertunjukan di bagian dalam kawasan,” kata Direktur Taman Kyai Langgeng Kota Magelang, Sri Widodo, Rabu, 2 September 2026.

Sri Widodo mengatakan, pembangunan fisik di Taman Kyai Langgeng tersebut meliputi sejumlah titik. Ada gerbang utama, area loket tiket tanda masuk, restoran, gedung pertunjukan budaya dan amfiteater.

Menurutnya, pembangunan gerbang utama menjadi satu pekerjaan yang diprioritaskan. Konsep pembangunan gerbang utama diranceng lebih modern, tetapi tidak meninmggalkan identitas lokal dengan ikon stupa Candi Borobudur.

Sementara, layanan loket tiket tanda masuk menggunakan konsep menyerupai meja resepsionis. Meja disiapkan agar pengunjung dapat dilayani secara bersamaan di ruangan yang lebih nyaman.

“Konsep yang akan diterapkan di loket tersebut agar pelayanan pengunjung lebih nyaman. Sebelumnya layanan tiket masuk membuat pengunjung harus mengantre panjang,”katanya.

Ia menambahkan, pengembangan di Taman Kyai Langgeng juga di area dekat anjungan pesawat yang dimanfaatkan sebagai café dan nantinya bisa dibuka hingga malam hari. Area sekitar kolam renang juga akan dikembangkan untuk kuliner dan hiburan malam.

Fasilitas lainnya yang sedang disiapkan, yakni Gedung Sasana Budaya untuk kegiatan seni tradisional, seperti wayang kulit dan pertunjukan budaya lainnya. Selain itu, dibangun amfiteater yang selama ini belum dimiliki Taman Kyai Langgeng secara khusus.

“Pembenahan berikutnya mengembalikan karakter TKL sebagai taman. Area depan hingga bagian dalam kawasan secara bertahap yang akan ditata menjadi taman bunga karena Taman Kyai Langgeng dulu dikenal dengan taman bunga,” ujarnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Magelang Waluyo menilai, pembenahan Taman Kyai Langgeng harus dikerjakan maksimal dengan kualitas yang baik. Mengingat waktu pembangunannya relatif singkat dan Taman Kyai Langgengdituntut segera memiliki daya tarik baru.

“Persoalan Tama Kyai Langgeng bukan semata membangun sejumlah fasilitas. Akan tetapi, bagaimana membuat destinasi tersebut benar-benar memiliki daya tarik dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” kata Waluyo .

Ia berharap, Pemkot Magelang dalam memberikan modal penyertaan ke obyek wisata tersebut tidak dilakukan secara setengah-setengah. Pengembangan Taman Kyai Langgeng harus dipandang sebagai investasi jangka menengah dan panjang,bukan hanya proyek pembangunan fisik satu tahun anggaran.

Menurutnya, tujuan akhirnya bukan sekadar membuat Taman Kyai Langgeng terlihat lebih baru, melainkan menciptakan destinasi yang mampu menarik pengunjung. Hal itu diharapkan bisa memperpanjang lama tinggal wisatawan, menggerakkan usaha di sekitarnya, sekaligus menambah pendapatan daerah. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....