Dieng Culture Festival Hadir Kembali, Ini Pesona Tradisi yang Tak Boleh Dilewatkan
- 26 Agt 2026 07:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Dieng Culture Festival (DCF) 2026 akan kembali digelar di kawasan Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara pada 28–30 Agustus 2026 mendatang. Mengutip laman resmi Dieng Culture Festival, gelaran ke-16 ini mengusung tema “Spirit of Harmony”, yang mengangkat harmoni antara tradisi, alam, seni, dan masyarakat Dieng.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut DCF 2026 sebagai salah satu ajang budaya yang menjadi bagian dari pariwisata berbasis masyarakat. Festival ini tidak hanya menghadirkan atraksi budaya, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat dan UMKM di sekitar Dieng.
Salah satu agenda utama yang menjadi daya tarik DCF adalah Ruwatan Rambut Gimbal. Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sekitar 10 anak berambut gimbal akan mengikuti prosesi pencukuran di Kompleks Candi Arjuna pada 29 Agustus 2026.
Prosesi tersebut menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Dieng yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi. Laman resmi DCF juga mencatat ritual cukur rambut anak gimbal sebagai salah satu rangkaian utama yang menyatukan unsur budaya, rasa syukur, dan harapan masyarakat.
Selain ritual budaya, Jazz Atas Awan kembali menjadi bagian dari DCF 2026 setelah pada penyelenggaraan sebelumnya digantikan dengan pertunjukan lain. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut pertunjukan musik tersebut akan hadir di Venue Pandawa dalam rangkaian festival.
Suasana festival juga akan semakin semarak dengan penerbangan lampion. Berdasarkan rundown resmi Dieng Culture Festival, penerbangan lampion dijadwalkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 21.30 WIB di Venue Pandawa.
Rangkaian budaya lainnya berupa Kirab Budaya juga dijadwalkan pada 29 Agustus 2026. Laman resmi DCF mencatat kirab akan berlangsung menuju Kompleks Candi Arjuna, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan tradisi masyarakat Dieng kepada para pengunjung.
Tidak hanya budaya, DCF 2026 juga memberikan ruang bagi potensi ekonomi lokal. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut sejumlah UMKM akan dilibatkan, antara lain pelaku usaha batik Banjarnegara, caping, carica, purwaceng, dan kopi, sementara rundown resmi juga mencantumkan Pameran UMKM dan Festival Domba Batur di Venue Arjuna.
Dieng Culture Festival juga mengedepankan aspek keberlanjutan melalui kegiatan Aksi Dieng Bersih. Dalam laman resmi DCF, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian festival sebagai bentuk ajakan kepada pengunjung dan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan serta kelestarian kawasan Dieng.
Dengan perpaduan ritual budaya, seni, musik, produk UMKM, dan kepedulian terhadap lingkungan, Dieng Culture Festival 2026 menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, wisatawan, seniman, dan pelaku budaya. Sejalan dengan tema “Spirit of Harmony”, festival ini tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, tetapi juga mengajak pengunjung menikmati Dieng sebagai ruang budaya yang perlu dijaga bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....