Pemprov Jateng Targetkan Miliki 1.000 Desa Wisata pada 2027
- 21 Jul 2026 10:48 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan penambahan desa wisata dari 899 menjadi 1.000 desa pada tahun 2027.
- Target ini bertujuan untuk memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa secara berkelanjutan.
- Sebagian besar dari 899 desa wisata yang ada saat ini masih berada dalam tahap pengembangan dan memerlukan optimalisasi potensi lebih lanjut.
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan memiliki 1.000 desa wisata pada 2027 sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si., mengatakan saat ini terdapat sekitar 899 desa wisata yang sebagian besar masih dalam tahap berkembang.
"Tahun 2027 nanti kita mencanangkan seribu desa wisata. Dengan begitu desa-desa bisa bersama-sama mengoptimalkan potensi daerah masing-masing," kata Hanung kepada RRI Semarang, Selasa 21 Juli 2026.
Menurut Hanung, pengembangan desa wisata tidak hanya mengandalkan potensi alam, tetapi juga budaya, ekonomi kreatif, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat desa. Ia menegaskan, keberhasilan desa wisata juga memerlukan dukungan pendanaan melalui gotong royong antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, hingga sektor swasta.
"Semua komponen desa harus memiliki tujuan yang sama. Menampilkan keunggulan desanya masing-masing agar menjadi daya tarik wisata," katanya.
Selain mengejar target jumlah desa wisata, pemerintah juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas pengelolaan. Hanung menilai penguatan ekonomi masyarakat desa menjadi indikator utama keberhasilan program tersebut.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menargetkan penguatan desa wisata dilakukan secara bertahap hingga 2029 melalui pengembangan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. "Kalau ketahanan ekonomi masyarakat desa kuat, maka ketahanan ekonomi Jawa Tengah juga akan semakin baik," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....