Kota Pekalongan Makin Dilirik, Kunjungan Wisatawan Asing Meningkat Lewat Jalur KA
- 20 Jul 2026 15:24 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Stasiun Pekalongan mencatat peningkatan penumpang warga negara asing sebanyak 4.758 orang pada semester pertama 2026.
- Jumlah penumpang WNA naik 100 orang atau 2,15 persen dibandingkan periode Januari-Juni 2025 yang mencatat 4.658 penumpang.
- Data dari PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang menunjukkan bahwa Kota Pekalongan semakin diminati wisatawan mancanegara yang menjelajahi Pulau Jawa menggunakan kereta api.
RRI.CO.ID, Pekalongan – Kota Pekalongan semakin diminati wisatawan mancanegara yang menjelajahi Pulau Jawa menggunakan kereta api. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah penumpang warga negara asing (WNA) di Stasiun Pekalongan tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang menunjukkan sebanyak 4.758 penumpang WNA menggunakan layanan kereta api dari dan menuju Stasiun Pekalongan selama semester pertama 2026. Jumlah tersebut naik 100 penumpang atau 2,15 persen dibandingkan periode Januari-Juni 2025 yang mencatat 4.658 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Kota Pekalongan. Menurutnya, kereta api kini menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dipilih wisatawan asing karena menawarkan perjalanan yang nyaman, aman, dan tepat waktu.
"Moda kereta api memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat berbagai potensi wisata dan budaya di wilayah Jawa Tengah," kata Luqman, Senin, 20 Juli 2026.
Ia menilai bertambahnya jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api menunjukkan peran penting transportasi publik dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. "Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara di Kota Pekalongan menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujarnya.
Untuk mendukung tren tersebut, KAI Daop 4 Semarang terus meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan perjalanan. Berbagai upaya dilakukan melalui perawatan prasarana, pemeriksaan jalur, serta penguatan sarana pendukung agar perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.
Luqman optimistis jumlah wisatawan asing yang memanfaatkan kereta api akan terus meningkat. Menurutnya, kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata perlu diperkuat agar wisatawan tidak hanya singgah, tetapi juga tinggal lebih lama.
Menurutnya, hal itu akan memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata, UMKM, serta ekonomi kreatif di Kota Pekalongan."Kami optimistis kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan para pelaku pariwisata akan semakin memperkuat citra Kota Pekalongan sebagai destinasi wisata yang menarik dan mudah dijangkau dengan kereta api," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....