Prosesi Tanam Lima Pohon ‘Nandur Eling” Mengawali Festival Lima Gunung XXV

  • 11 Jul 2026 08:00 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Festival Lima Gunung XXV
  • Festival Lima Gunung
  • Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang,
  • Nandur Eling
  • Komunitas Lima Gunung

RRI.CO.ID,Kabupaten Magelang - Mengawali rangkaian Festival Lima Gunung XXV di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, para seniman lima gunung melakukan prosesi “Nandur Eling” (tanam ingatan), berupa lima bibit pohon. Kelima bibit pohon yang ditanam di lahan yang dijadikan lokasi pentas, yakni bibit pohon Kersen(Talok), Pule, Jambu, Durian dan Krengsek.

“Sebagai pembuka Festival Lima Gunung XXV di Warangan ini, para seniman Lima Gunung menanam pohon, sebagai pohon symbol mengingatkan generasi muda untuk tetap bisa mengendalikan alam lingkungan,” kata Ketua Komunitas Lima Gunung, Sujono, di selaa-sela pembukaan Fesstival Lima Gunung XXV di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jumat 10 Juli 2026.

Sujono mengatakan, penanaman pohon ini juga ungkapan syukur para seniman petani dari lima gunung yang ada di Kabupaten Magelan. Karena perhelatan seni budaya para petani lima gunung tersebut, sudah memasuki tahun ke -25, sejak penyelenggaran Festival Lima Gunung tahun 2002 silam yang juga dilaksanakan di lereng Gunung Merbabu tersebut.

Ia menegaskan, selama seperempat abad perjalanan Festival Lima Gunung dengan segala kekuranganya, pihaknya tidak meminta bantuan sponsor baik dari pemerintah maupun pihak lain. Melainkan anggaran peyelenggaraan pesta kesenian petani gunung tersebut berasal dari para anggota Komunitas Lima Gunung.

“Sebagian besar para anggota Komunitas Lima Gunung merupakan petani, tetapi mereka dengan kerelaannya memberikan sesuatu yang terbaik dan secara mandir untuk menyukseskan Festival Lima Gunung. Kami tidak pernah meminta bantuan sponsor baik dari pihak swasta maupun pemerintah,” ujar Sujono yang juga Pimpinan dari Komunitas Seni Saujana Keron.

Sujono menambahkan, Festival Lima Gunung XXV/2026 di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang ini akan berlangsung Jumat-Minggu( 10-12/7). Pada Festival Lima Gunung yang mengambil tema “ Makin Goblok Bareng” diikuti 85 kelompok kesenian, dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali dengan jumlah seniman sebanyak 1.274 orang,

Sekretaris Desa Muneng Warangan, Muhammad Solichin mengapresiasi penyelenggaraan Festival Lima Gunung yang berlangsung di Dusun Warangan, Karena , Festival Lima Gunung yang ketiga kalinya digelar di Dusun Warangan bisa mempersatukan semua elemen masyarakat, selain itu di Dusun Warangan masih terjaga adat istiadatnya.

“Festival Lima Gunung yang ketiga kalinya digelar di Dusun Warangan ini menambah nilai tersendiri bagi Dusun Warangan. Karena, selama ini di Dusun Warangan dikenal sebagai dusun seni dan adat istiadatnya masih terjaga,” ungkap Solichin.

Ia menambahkan, pergelaran Festival Lima Gunung di Dusun Warangan tersebut juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan menghadirkan para pelaku UMKM dengan berjualan, sehingga menambah pendapatan warga Dusun Warangan. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....