Pengamat Sebut Jateng Fair Perlu Sentuhan Baru agar Lebih Menarik
- 08 Jul 2026 14:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Pengamat pariwisata Universitas Semarang, Muhammad Satrio Wibowo, menilai penyelenggaraan Jateng Fair perlu mendapat sentuhan baru agar semakin menarik minat masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas atraksi, fasilitas, aksesibilitas, hingga pelayanan menjadi kunci untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung.
Ia menilai penyelenggaraan Jateng Fair 2026 telah menghadirkan beragam atraksi, mulai dari pameran UMKM, hiburan, hingga wahana keluarga. Namun, tingkat kunjungan yang belum optimal menjadi catatan untuk penyelenggaraan berikutnya.
Ia mengatakan keberhasilan sebuah event tidak hanya ditentukan oleh banyaknya agenda hiburan, tetapi juga dipengaruhi kualitas penyelenggaraan secara menyeluruh. Menurutnya, konsep atraksi, aksesibilitas, amenitas atau fasilitas, serta pelayanan kepada pengunjung perlu terus diperkuat agar pengalaman wisata semakin baik.
"Atraksi, aksesibilitas, amenitas, kemudian pelayanan harus menjadi perhatian. Venue memang perlu banyak pembenahan agar pengalaman pengunjung menjadi lebih baik," ujarnya.
Selain aspek fasilitas, Satrio menilai penguatan identitas Jateng Fair sebagai etalase potensi daerah juga penting dilakukan. Kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pelaku pariwisata, serta pelaku ekonomi kreatif dinilai dapat menghadirkan daya tarik yang lebih kuat sehingga mampu mendorong minat masyarakat untuk berkunjung.
Sementara itu, dari sudutpandang perekonomian masyarakat, Ekonom Universitas Semarang, Ananda, menilai, berhasil tidaknya Jateng Fair tidak hanya diukur dari ramainya pengunjung. "Yang lebih penting adalah bagaimana setelah event selesai tetap muncul transaksi, kolaborasi, dan manfaat yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha," katanya.
Menurutnya, manfaat yang lebih penting dari sebuah event adalah dampak jangka panjangnya. Di antaranya berupa meningkatnya transaksi, promosi produk, terbukanya peluang kerja sama bisnis, hingga bertambahnya pelanggan bagi pelaku UMKM.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....