Investor Siap Masuk, Rawa Pening Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Air Baru Jateng
- 26 Jun 2026 15:36 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Rawa Pening di Kabupaten Semarang semakin dilirik investor untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata air berskala besar. Pengembangan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tarik kawasan aglomerasi wisata Borobudur–Kopeng–Rawa Pening yang tengah disiapkan sebagai salah satu magnet wisata unggulan.
Dukungan tersebut mengemuka saat pertemuan antara Ahmad Luthfi dengan Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 25 Juni 2026. Dalam pertemuan itu, investor yang berasal dari Cilacap, PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, menyatakan kesiapan untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berpesan agar pengembangan kawasan tetap harus memperhatikan aspek konservasi mengingat Rawa Pening memiliki fungsi ekologis yang penting. Oleh karenanya, pengembangan kawasan wisata harus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor agar keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan tetap terjaga.
“Borobudur, Kopeng, Rawapening ini menjadi satu aglomerasi yang akan kita kembangkan. Namun memang harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak, karena Rawapening juga kawasan konservasi,” kata Luthfi.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan potensi wisata Rawa Pening sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. “Harapannya, Rawa Pening menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah,” kata Ngesti.
Direktur PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Miskun, menilai Rawa Pening memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata berbasis perairan. Karena itu, pihaknya siap merealisasikan investasi guna mendukung pengembangan kawasan tersebut.
"Beliau tadi menyampaikan supaya secepatnya disegerakan. Jangan terlalu lama,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Hanung Triyono, memastikan pengembangan Rawa Pening nanatinya akan dilakukan secara hati-hati karena kawasan tersebut juga merupakan area konservasi. Penentuan zonasi pemanfaatan wisata akan dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Selain pengembangan sektor pariwisata, kawasan Rawa Pening juga akan mendapat dukungan investasi di bidang pengelolaan air dari Shiga, Jepang. Dengan demikian, pengembangan wisata, pelestarian lingkungan, dan penguatan sistem tata kelola air dapat berjalan secara beriringan.
Pemerintah berharap konsep pengembangan yang sedang disiapkan dapat segera dituangkan dalam site plan pada tahun ini. Jika terealisasi, Rawa Pening berpeluang menjadi ikon wisata air baru yang mampu memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai destinasi wisata unggulan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....