Festival Layang-Layang Purworejo Siap Diramaikan 31 Tim Domestik dan Mancanegara
- 26 Jun 2026 12:34 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Festival Layang-Layang Nasional 2026 akan kembali digelar di Pantai Ketawang, Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu-Minggu, 4-5 Juli 2026. Sebanyak 31 tim dari dalam dan luar negeri dipastikan ambil bagian dalam ajang tahunan yang menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata Kabupaten Purworejo.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan peserta terdiri atas 27 tim domestik dan empat tim internasional. Tim dari dalam negeri berasal dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur, sedangkan peserta mancanegara datang dari Singapura, Malaysia, Jepang, dan Prancis.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan berkompetisi pada sejumlah kategori, mulai dari layang-layang dua dimensi, tiga dimensi, hingga layang-layang naga. Penjurian dilakukan oleh Komunitas Pelayang Indonesia (Pelangi) yang kembali dipercaya menjadi mitra pelaksana festival.
Neira menjelaskan, hari kedua akan menjadi puncak acara dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Purworejo bersama jajaran Forkopimda yang dijadwalkan ikut menerbangkan layang-layang bersama peserta. Sebelum itu, pengunjung akan disuguhi penampilan tari massal yang dibawakan pelajar dari wilayah Grabag bersama Bupati Purworejo.
Dinporapar menargetkan jumlah pengunjung tahun ini melampaui capaian tahun 2025 yang mencapai lebih dari 17 ribu orang selama dua hari penyelenggaraan. Kehadiran wisatawan diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga pengelola homestay di Desa Ketawangrejo.
“Kami berharap jumlah pengunjung tahun ini meningkat. Kehadiran wisatawan tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga pengelola homestay di Desa Ketawangrejo,” ujar Neira, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain menghadirkan kompetisi layang-layang, festival juga akan diramaikan stan kuliner dan kerajinan lokal sebagai wadah promosi ekonomi kreatif. Panitia saat ini terus mematangkan persiapan, termasuk koordinasi dengan AirNav Indonesia, otoritas Bandara YIA, TNI, Polri, serta instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.
Neira menambahkan, festival ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal seni pembuatan layang-layang sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Pemkab Purworejo berkomitmen menjadikan festival tersebut sebagai agenda tahunan sekaligus meningkatkan promosi digital agar semakin banyak peserta internasional dan wisatawan yang datang ke Purworejo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....