Mercusuar Willem III, Saksi Sejarah Pelabuhan Semarang
- 25 Jun 2026 12:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Mercusuar merupakan menara yang umumnya didirikan di pantai, pelabuhan, pulau kecil, dan sebagainya. Bangunan ini memancarkan sinar yang berguna untuk membantu navigasi kapal di laut.
Kota Semarang memiliki mercusuar yang cukup ikonik yaitu Menara Mercusuar Willem III, dinamakan demikian karena menara ini didirikan di masa kepemimpinan Willem III. Bangunan yang juga dikenal dengan sebutan Mercusuar Tanjung Emas ini terletak di Jalan Yos Sudarso, Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.
Bangunan ini menjadi saksi bisu perkembangan pelayaran dan Pelabuhan Tanjung Emas. Mercusuar ini didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1879 dan selesai pengerjaanya pada tahun 1884.
Bangunan dengan tinggi 30 meter ini tetap kokoh berdiri hingga sekarang meskipun memiliki usia yang tergolong tua. Di sisi lain bangunan ini juga harus mendapat perhatian khusus karena terletak di area yang mengalami penurunan muka tanah di pesisir Semarang.
Menara Mercusuar Willem III ini juga merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang berada di Kota Semarang. Hal ini dapat dilihat melalui penanda yang bertuliskan “Keputusan Wali Kota nomor 646/56/Tahun 1992" yang terletak tidak jauh dari lokasi mercusuar.
Saat ini Menara Mercusuar Willem III dikelola oleh Kementerian Perhubungan melalui Distrik Navigasi Kelas III Semarang. Mercusuar ini masih memancarkan sinarnya di malam hari dengan daya lampu sebesar 1.000 watt, yang mana berfungsi untuk membantu pelaut menepi di daratan Kota Semarang.
Selain termasuk cagar budaya bangunan ini juga menjadi ikon pariwisata di Kota Semarang. Pengunjung masih bisa datang untuk berfoto dan melihat langsung kemegahan bangunan mercusuar tersebut dari depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....