Akses Jalan Berliku Tak Surutkan Kunjungan Wisatawan ke Negeri Kahyangan

  • 03 Mei 2026 10:24 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • obyek wisata Negeri Kahyangan
  • panorama Gunung Merbabu Merapi
  • Forum Daerah Tujuan Wisata ( DTW) Kabupaten Magelang
  • Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan , Kabupaten Magelang

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang- Akses jalan menuju kawasan wisata Negeri Kahyangan di Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan , Kabupaten Magelang masih sempit, namun tidak menyurutkan wisatawan mengunjungi obyek wisata yang ada di lereng Gunung Merbabu. Bahkan, pada liburan panjang di awal bulan Mei ini, kunjungan wisatawan cukup tinggi,yakni mencapai 2.000 lebih pengunjung.

“Saat di musim libur panjang seperti saat ini, kunjungan wisatawan ke Negeri Kahyangan cukup tinggi, yakni lebih dari 2.000 pengunjung. Sementara, di hari-hari biasanya hanya sekitar 1.000 pengunjung,” kata pengelola obyek wisata Negeri Kahyangan, Supri, Sabtu, 2 Mei 2026.

Supri mengatakan, animo wisatawan untuk berkunjung di obyek wisata yang berada di ketingginan 1.300 meter di atas permukaan laut tersebut, tidak mempersoalkan akses jalan yang sempit dan berliku-liku. Pengelola telah menempatkan sejumlah orang di titik-titik tertentu untuk mengatur arus lalu-lintas yang menuju obyek wisata tersebut.

“Sekitar 1, 5 kilometer dari jalan raya Magelang-Boyolali menuju Negeri Kahyangan, akses jalannya sangat sempit dan berliku-liku. Untuk memperlancar dan memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengunjung, kami menempatkan sejumlah orang untuk mengatur arus lalu lintas, petugas tersebutb juga dilengkapi dengan sarana komunikasi berupa handy talkie ( HT), kata Supri yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Surodadi itu.

Menurutnya, kondisi jalan yangmasih sangat terbatas tidak menyurutkan semangat wisatawan berkunjung. Bahkan, para pengunjung tersebut tidak hanya satu kali ke Negeri Kahyangan, melainkan berkali-kali dan ada yang lebih dari 30 kali.

Supri menambahkan, untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan, pihaknya juga memberikan akses fasilitas layanan internet gratis. Layanan internet gratis tersebut difasilitasi dari Pemkab Magelang.

Terpisah, Ketua Forum Daerah Tujuan Wisata ( DTW) Kabupaten Magelang, Edward Alfian menambahkan, kebutuhan dasar infrastruktur dasar berupa jalan bagi pengelola daya tarik wisata di Kabupaten Magelang sangat mempengaruhi. Secara kebetulan, daya tarik wisata di Kabupaten Magelang sebagian besar berada di pegunungan dengan kondisi jalan tersebut ada yang sudah bagus, ada yang sempit.

Namun, infrastruktur jalan menuju kawasn wisata di pegunungan tersebut, terganggu dengan adanya aktivitas muatan galian golongan C menggunakan truk lebih dari tiga sumbu. Sementara jalan menuju obyek wisata tidak boleh dilewati oleh kendaraan dengan sumbu lebih dari tiga.

“ Kondisi jalan raya Magelang- Boyolali, antara Desa Blabak, Kecamatan Mungkid, hingga objek Ketep Pass di Kecamatan Sawangan sudah bagus dan lebar. Akan tetapi, jalan ke obyek wisata terganggu adanya aktivitas muatan galian golongan C menggunakan truk lebih dari tiga sumbu, sementara Surat Edaran dari Dishub menyatakan jalan tersebut tidak boleh dilewati oleh kendaran bersumbu lebih dari tiga,” katanya.

Alfian menambahkan, selain itu, masih ada persoalan infrastruktur jalan wisata di empat penjuru obyek wisata di Kabupaten Magelang. Menurutnya, akses jalan di kawasan wisata perbukitan Menoreh juga belum memadai. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....