Wagub Jateng Dorong Pekan Agro Digitalisasi dan Inovasi Masuk Kalender Wisata
- 23 Apr 2026 17:37 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Pekan Agro Digitalisasi dan Inovasi
- Agro Center Soropadan, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung
- Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jateng
- Forum Komunikasi Purnawidya Balai Pelatihan Pertanian
RRI.CO.ID, Temanggung- Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mendorong kegiatan Pekan Agro Digitalisasi dan Inovasi (PADI) yang dilaksanakan secara rutin Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jateng masuk ke dalam kalender pariwisata Jateng. Setiap tahunnya, pengunjung PADI yang dipusatkan di Agro Center Soropadan, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung terus mengalami peningkatan.
“PADI tahun 2025 kemarin jumlah pengunjungnya mencapai 133 ribu pengunjung, artinya ini sudah nasional. Harusnya, event ini sudah layak dan sudah saatnya masuk ke dalam kalender pariwisata Jawa Tengah,” ujarnya usai membuka PADI 2026 di Agro Center Soropadan, Kamis, 23 April 2026.
Taj Yasin mengatakan, kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Purnawidya Balai Pelatihan Pertanian tersebut, tidak hanya menampilkan hasil pertanian saja, tetapi juga peternakan dan juga industry. Tahun depan, juga akan didorong untuk sektor pariwisata termasuk wisata agro dan wisata ekonomi.
Menurutnya, dengan dimasukkan ke kalender pariwisata, diharapkan kunjungan wistawan ke Jateng semakin meningkat. Tidak hanya wisatawan penikmat alam saja, tetapi juga bisa menikmati hasil pertanian dan peternakan.
Sementara itu, dari segi infrastruktur, Soropadan Agro Center yang berada di Jalan Raya Magelang –Semarang KM 13, tepatnya di Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, nantinya juga akan dibenahi. Dengan infrastruktur yang semakin baik, nantinya bisa menarik orang untuk mengunjunginya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, De Fransisco Dasilva Tafares, mengatakan, PADI diinisisasi oleh para alumni pelatihan pelatihan yang tergabung dalam Forum, Komunikasi Purnawidya Balai Pelatihan Pertanian . Kegiatan tersebut merupakan kegiatan non-APBD.
“Dulunya, kegiatan ini bernama Soropadan Agro Expo dan mulai tahun 2022, kegiatan tersebut berganti nama Pekan Agro Digitalisasi dan Inovasi. Mulai tahun 2022 tersebut kegiatan ini menggunakan anggaran non APBD,” katanya.
Ia mengatakan, PADI 2026 ini merupakan inisiasi dari para petani muda dari 35 kabupaten/kota se- Jateng. Pada kegiatan tersebut, para petani muda mempromosikan teknologi inovasi di bidang pertanian dan peternakan, serta memperkuat kolaborasi multi pihak untuk mendorong produktivitas dan efisiensi dalam membangun ekosistem pertanian. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....