Festival Balon Udara Tambat di Pekalongan, Wadah Kreativitas Masyarakat
- 24 Mar 2026 03:34 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Festival Balon Udara
- Kota Pekalongan
- Tradisi Syawalan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Festival Balon Udara Tambat Pekalongan 2026 kembali digelar meriah dan penuh warna. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menjaga tradisi balon udara agar tetap aman dan ramah lingkungan.
Puluhan balon udara dengan berbagai bentuk unik dan warna menghiasi langit Kota Pekalongan. Berbeda dari balon udara liar yang berpotensi membahayakan penerbangan, festival ini mengusung konsep “tambat”, yakni balon diterbangkan menggunakan tali pengaman sehingga tetap terkendali.
Perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinporapar) Kota Pekalongan, Fajar menyampaikan, pada tahun ini festival diikuti sebanyak 79 peserta yang terbagi dalam empat grup untuk memudahkan koordinasi dan penilaian. Melalui Festival Balon Udara Tambat 2026, Pemerintah Kota Pekalongan berharap tradisi balon udara dapat terus dilestarikan tanpa mengorbankan aspek keselamatan maupun lingkungan.
“Tema yang diangkat tahun ini adalah ‘Jaga Tradisi, Jaga Langit, Jaga Kota’. Kegiatan digelar pada 23–24 Maret untuk babak penyisihan, dan final pada 28 Maret 2026 di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan,” jelasnya, Senin, 23 Maret 2026.
Selain lomba balon udara, festival ini juga diramaikan dengan pertunjukan seni dan bazar kuliner khas Pekalongan. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas seni, hingga pelaku UMKM.
Salah satu peserta asal Kabupaten Pekalongan, Husni Mubarok, mengaku sangat antusias mengikuti event tahunan ini. Ia menilai festival ini menjadi ajang positif untuk mengasah kreativitas generasi muda.
“Ini sudah keempat kalinya kami ikut. Meski dari luar Kota Pekalongan, kami tetap antusias karena kegiatan ini menjadi wadah kreativitas anak muda,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi untuk menyaksikan keindahan balon udara yang menghiasi langit. Banyak warga datang bersama keluarga atau teman.
Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Batang, Husen, mengaku terkesan dengan festival balon udara tersebut. "Ini pertama kali saya melihat festival balon udara, motif balonnya bagus-bagus dan idenya juga keren,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....