Louvre, Benteng yang Berakhir Menjadi Museum Seni
- 27 Okt 2025 15:17 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Ketika berkunjung ke eropa banyak sekali tempat eksotis maupun bersejarah yang bisa kita kunjungi. Salah satunya ketika berkunjung ke Perancis kita bisa mendatangi Museum Louvre yang ikonik dan terkenal.
Museum Louvre di Perancis adalah museum seni terbesar dan paling terkenal di dunia. Bangunan yang awalnya merupakan benteng pada sekitar abad ke-12 kemudian diubah menjadi istana kerajaan dan berakhir menjadi museum pada tahun 1793.
Museum Louvre menyimpan lebih dari 35.000 karya seni yang berasal dari berbagai periode dan budaya, termasuk di dalamnya karya-karya dari Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi. Koleksi museum Louvre yang paling terkenal adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.
Hal yang unik dari museum ini adalah piramida kaca besar yang ada di pintu masuknya, yang dirancang seorang arsitek bernama I. M. Pei pada tahun 1989. Struktur modern piramida ini menjadi iko unik yang memadukan sejarah dan inovasi.
Dengan luas kurang lebih 72.000 meter persegi, museum ini dikunjungi oleh jutaan orang tiap tahunnya. Dengan ruang pamer yang banyak dan luas, para pengunjung disarankan untuk fokus pada bagian tertentu saja saat berkunjung.
Museum Louvre memiliki sejarah yang cukup panjang dalam pelestarian seni dan budaya, termasuk penyelamatan karya seni saat terjadinya Perang Dunia II. Staff museum bekerja keras untuk menyembunyikan dan melindungi koleksi berharga dari penjarahan, walaupun bebrapa kali juga terjadi tindakan pencurian maupun perampokan yang menyasar museum ini.
Hal lain yang unik dari Museum Louvre adalah keberagaman koleksinya mulai ari lukisan, patung, artefak, maupun benda-benda bersejarah dari berbagai peradaban. Tak heran jika museum Louvre tak hanya menjadi tempat penyimpanan karya seni dan artefak, namun bisa menjadi sumber pembelajaran sejarah dan budaya dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....