Night Moves Dorong Wajah Baru Pariwisata Malam Semarang
- 04 Feb 2026 18:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Budaya nongkrong malam anak muda di Kota Semarang kini mengalami pergeseran ke arah yang lebih positif. Aktivitas malam tidak lagi identik dengan begadang tanpa arah, tetapi mulai diisi dengan kegiatan berkonsep night moves yang sehat, aman, dan produktif.
Denok Kota Semarang 2025, Najwa Remeyza Elya, menilai night life tidak selalu berdampak negatif bagi generasi muda. Menurutnya, aktivitas malam justru bisa memberi ruang kreativitas jika dikemas dengan konsep yang tepat.
“Night life bisa positif jika dikemas aman kreatif bertanggung jawab untuk anak muda Kota Semarang kini,” ujarnya di Sore Ceria PRO2 FM RRI Semarang, Selasa, 3 Februari 2026.
Najwa melihat perubahan pola nongkrong mengarah pada kegiatan komunitas, olahraga, dan seni yang dilakukan malam hari. Pergeseran ini dinilai mampu menciptakan ruang publik malam yang lebih sehat dan inklusif.
Sementara itu, Kenang Kota Semarang 2025, Rayhan Kevin Rifaldy, menyebut anak muda membutuhkan hiburan malam yang aman dan berkelanjutan. Ia menilai konsep night moves menjadi alternatif nongkrong tanpa mengorbankan kesehatan dan produktivitas.
Rayhan menambahkan, night moves juga membuka peluang pengembangan pariwisata malam berbasis edukasi dan komunitas lokal. Aktivitas malam yang terkurasi dinilai mampu mendukung ekonomi kreatif Kota Semarang.
Ia juga mencontohkan pengalaman wisata malam menggunakan bus wisata Denok Kenang sebagai opsi hiburan edukatif. Menurutnya, konsep tersebut memberi pengalaman malam yang aman dan terjangkau bagi anak muda.
Najwa dan Rayhan sepakat, ruang publik malam berperan penting dalam mengubah budaya nongkrong generasi muda. Dukungan akses yang aman dan berbudaya diharapkan mendorong pariwisata malam Semarang yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....