Wastra Batik Kreasikan Beragam Motif Khas Kota Semarang

  • 23 Jun 2024 21:46 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Usaha batik bermotif khas Semarang mulai mengikuti perkembangan zaman dan mampu merespons kebutuhan para penggemar batik. Salah satu contohnya memproduksi motif dari UMKM Wastra Batik Semarang karya Siti Kholifah atau yang akrab disapa Olif.

Wanita pegiat batik di Semarang ini merupakan salah satu desainer yang kerap menampilkan motif ikon-ikon Kota Semarang. Contohnya seperti motif Warak Ngendog, Tugu Muda, Burung Blekok, Pohon Asem, dan Gedung Lawang Sewu.

Inspirasi motif batik biasanya diperoleh dari realita kehidupan yang dijumpai sehari-hari. Misalnya saat melihat daun asem, atau melihat bentuk gedung Lawang Sewu, jadi tercetus ide membuat motif baru,” ujarnya, Minggu (23/6/2024).

Merintis bisnis batik sejak tahun 2007, produksi Wastra Batik Semarang telah berkembang dan memiliki banyak penggemar. Sejak 2009, Olif memasarkan batiknya dari pameran-pameran kecil hingga akhirnya merambah ke pameran dengan skala yang lebih besar.

Seiring berkembangnya bisnis, Olif mulai merekrut banyak orang untuk membantu proses produksi batik. Ia pun memilih memberdayakan masyarakat sekitar, terutama para ibu rumah tangga.

“Saya ajak ibu-ibu di lingkungan rumah, saya latih bagaimana membuat batik. Mungkin mereka tertarik karena melihat, oh, ternyata dari membuat batik hasilnya juga lumayan,” ungkapnya.

Meski sudah terbilang sukses dalam berbisnis, Olif mengaku masih memiliki satu mimpi yang ingin dicapai. Ia berharap, kelak batik Semarangan akan menjadi salah satu cenderamata wajib yang selalu dicari wisatawan saat berkunjung.

“Kami ingin Semarang punya batik khas sendiri. Nanti batik ini bisa menjadi oleh-oleh wajib bagi mereka yang berkunjung ke Semarang,” harapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....