Percepatan Penurunan Stunting, Jangan Biarkan Ketimpangan Antardaerah
- 22 Sep 2026 10:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Angka stunting di Jawa Tengah terus menunjukkan penurunan, namun capaian tersebut belum merata di seluruh daerah. Kondisi ini menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak cukup hanya mengejar penurunan angka provinsi, tetapi juga memastikan daerah dengan prevalensi tinggi mendapat intervensi yang lebih terarah.
Ketimpangan antardaerah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani. Daerah yang masih memiliki prevalensi stunting tinggi perlu dipetakan penyebabnya secara lebih spesifik, sehingga program tidak berhenti pada kegiatan rutin, tetapi benar-benar menjawab persoalan di tingkat keluarga dan desa.
Upaya pencegahan juga harus dilakukan sejak sebelum anak lahir. Pemeriksaan kesehatan calon ibu, pencegahan anemia pada remaja putri, pemenuhan gizi ibu hamil, pemeriksaan kehamilan, serta pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita harus diperkuat secara berkelanjutan.
Penguatan intervensi pada seribu hari pertama kehidupan menjadi sangat penting. Posyandu, puskesmas, kader, pemerintah desa dan keluarga perlu bekerja dalam satu sistem, terutama untuk menemukan anak yang berisiko stunting sedini mungkin dan memastikan mereka mendapatkan pendampingan serta pemenuhan kebutuhan gizi.
Stunting juga tidak semata-mata persoalan kesehatan. Kemiskinan, keterbatasan akses pangan bergizi, sanitasi dan air bersih, pendidikan orang tua, serta pola asuh turut memengaruhi tumbuh kembang anak. Karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan pembagian peran yang jelas hingga tingkat paling bawah.
Pemerintah daerah juga perlu memastikan setiap program memiliki ukuran keberhasilan yang jelas. Daerah dengan prevalensi tinggi harus memperoleh intervensi lebih intensif, sementara daerah yang sudah mencapai angka rendah perlu menjaga agar capaian tersebut tidak kembali mengalami kemunduran.
Penurunan stunting di Jawa Tengah patut menjadi modal untuk mempercepat langkah berikutnya. Namun, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya ketika angka provinsi semakin rendah, melainkan ketika kesenjangan antardaerah semakin kecil dan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
( Editorial RRI Semarang )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....