Irigasi Terjaga, Lahan Pertanian Selamat
- 12 Agt 2026 11:41 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Alih fungsi lahan pertanian terus mengancam ketahanan pangan nasional. Di saat yang sama, sistem irigasi menghadapi tekanan akibat pembangunan dan perubahan tata ruang.
Irigasi bukan sekadar saluran air bagi sawah. Infrastruktur ini menjadi penyangga ekosistem yang menjaga keseimbangan air tanah dan keberlanjutan produksi pangan.
Ketika lahan pertanian berubah menjadi kawasan permukiman atau industri, fungsi resapan air ikut berkurang. Dampaknya tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga lingkungan secara keseluruhan.
Kondisi tersebut dapat memicu banjir saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau. Kerusakan irigasi semakin memperbesar risiko menurunnya produktivitas pertanian.
Pemerintah daerah perlu memperkuat perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Penegakan aturan tata ruang harus dilakukan secara konsisten agar alih fungsi lahan tidak berlangsung tanpa kendali.
Modernisasi jaringan irigasi juga harus menjadi prioritas pembangunan. Perbaikan saluran, pemanfaatan teknologi hemat air, dan pemeliharaan rutin akan meningkatkan efisiensi penggunaan air.
Menjaga irigasi dan mengendalikan alih fungsi lahan bukan hanya urusan sektor pertanian. Langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga lingkungan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan generasi mendatang.
(Editorial RRI Semarang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....