Penanganan Stunting Butuh Kolaborasi, Menteri Wihaji Apresiasi Nestle
- 12 Des 2025 08:35 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN RI, Wihaji, memberikan apresiasi khusus kepada Nestlé Indonesia atas kontribusi dalam percepatan penurunan stunting nasional. Penghargaan tersebut diberikan pada Genting Collaboration Summit 2025 yang digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta.
Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menegaskan, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Ia memuji komitmen Nestlé Indonesia yang sejak 2022 konsisten terjun langsung mendampingi keluarga berisiko stunting melalui program gizi dan edukasi.
Upaya percepatan penurunan stunting membutuhkan sinergi seluruh unsur pentahelix, salah satunya lewat Nestlé Indonesia. “Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mencapai target prevalensi 14,2 persen pada 2029,” ujar Wihaji, melalui siaran pers, Kamis (11/12/2025).
Penghargaan diberikan kepada Nestlé Indonesia atas intervensi gizi berupa pemberian 1 butir telur dan 1 gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus. Program ini dilakukan setiap hari selama 6 bulan kepada anak berisiko stunting.
Program tersebut menjangkau lebih dari 630 anak, serta melibatkan 1.350 orang tua dan kader di 95 desa. Kegiatan juga disertai edukasi gizi, pola makan sehat, keamanan pangan, jajanan sehat, dan Perilaku Hidup Bersih Sehat(PHBS).
/w5bphrfmzlqpqdn.jpeg)
Presiden Direktur Nestlé Indonesia, Georgios Badaro, menyampaikan, penghargaan ini menjadi dorongan bagi Nestlé. Pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.
“Gizi yang baik sejak dini adalah fondasi masa depan bangsa. Kami akan terus memperluas kontribusi kami melalui intervensi gizi dan edukasi yang berkelanjutan,” ujar Badaro.
Marketing Manager Nestlé Indonesia, Ankur Mittal, menambahkan, perubahan perilaku dan literasi gizi keluarga adalah kunci keberhasilan penurunan stunting. Program Pendampingan Gizi membuktikan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
“Ke depan, Nestlé Indonesia berkomitmen memperkuat pendekatan berbasis data, edukasi, dan pendampingan komunitas. Ini sejalan dengan target nasional menurunkan stunting,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....