Tata Kelola Sepak Bola Demak Semakin Baik, Lolos Porprov Setelah 30 Tahun

  • 06 Okt 2026 12:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Sepak bola Kabupaten Demak kembali mencatat momentum penting setelah lolos ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 untuk pertama kalinya dalam 30 tahun. PSSI Jawa Tengah melihat kebangkitan tersebut sejalan dengan semakin banyaknya turnamen berbagai kelompok usia yang digelar di Kota Wali.

Plt Wakil Ketua PSSI Jateng, Kairul Anwar, mengatakan geliat kompetisi menjadi salah satu indikator tata kelola sepak bola Demak mulai berjalan baik. Kondisi itu terlihat dari penyelenggaraan berbagai turnamen yang memberikan ruang lebih banyak bagi pemain untuk bertanding.

"Sepak bola di Demak semakin bergairah. Banyak turnamen berbagai usia digelar. Ini tandanya tata kelola sepak bola di Demak berjalan on the track," ujar Kairul Anwar dalam pembukaan Kejurkab Sepak Bola Piala Bupati Demak 2026 di Stadion Sultan Fatah, Sabtu 3 Oktober 2026

Kairul juga mengapresiasi langkah kepengurusan baru PSSI Demak yang terus menggelar kegiatan kompetisi meski masa kerjanya belum genap setahun. Menurutnya, keberlanjutan kompetisi penting untuk menjaga gairah sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di daerah.

"Capaian ini patut kita apresiasi. Mengingat kepengurusan baru PSSI Demak ini belum ada setahun. Tapi terus tancap gas untuk memajukan sepak bola Demak," sambungnya.

Salah satu kompetisi yang kini menjadi wadah pembinaan adalah Kejurkab Piala Bupati Demak 2026 yang diikuti 14 tim dari kecamatan se-Kabupaten Demak. Turnamen tersebut menerapkan batas usia pemain di bawah 23 tahun, dengan pertandingan digelar setiap Sabtu dan Minggu hingga partai final pada 8 November 2026.

Plt Dinpora Demak Endah Cahya Rini mengatakan kompetisi rutin dibutuhkan pemain muda untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus mental bertanding. Karena itu, pemerintah daerah mendorong kejuaraan serupa terus digelar sebagai bagian dari pembinaan sepak bola usia muda.

"Para pemain muda butuh turnamen atau kompetisi untuk mengasah teknik, taktik, dan mental bertanding. Semakin banyak turnamen atau kejuaraan akan semakin bermanfaat bagi para pemain muda Demak. Karena itu, kami berharap kejurkab seperti ini bisa diselenggarakan rutin setiap tahun," katanya

Plt Ketua PSSI Demak Haris Kurniawan menegaskan kejurkab tidak hanya ditujukan untuk menggairahkan kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menemukan dan mengasah talenta muda. Demak, menurutnya, memiliki banyak pemain muda yang membutuhkan ruang kompetisi agar potensinya berkembang.

"Demak punya banyak pemain muda berbakat. Salah satu sarana untuk mengasah bakat-bakat itu ya lewat turnamen seperti kejurkab ini. Tentu saja harapannya biar nanti lahir talenta-talenta muda yang berasal dari kejurkab ini," kata Haris.

Ketua KONI Demak Suryo Hadi Wibowo menempatkan Kejurkab Piala Bupati 2026 sebagai persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 yang berlangsung pertengahan Oktober. Ia meminta pemain menjaga sportivitas dan fair play sekaligus menghindari cedera berat.

"Sepak bola Demak ini sudah membuat sejarah dengan lolos Porprov untuk kali pertama setelah 30 tahun. Ini bisa jadi momen untuk membangkitkan dan menggairahkan sepak bola Demak. Kejurkab ini jadi pemanasan untuk menghadapi Porprov nanti," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....