Dua Laga Kebobolan 7 Gol, Pelatih Persiku Fokus Benahi Skuat

  • 22 Sep 2026 09:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Medan – Persiku Kudus telah kebobolan tujuh gol dalam dua laga awal Pegadaian Championship 2026/27 setelah menelan kekalahan telak 0-6 dari PSMS Medan pada pekan kedua di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Minggu 20 September 2026. Hasil tersebut membuat Persiku belum meraih kemenangan dan berada di posisi juru kunci Grup A dengan poin -1.

Sebelumnya, Persiku hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada laga perdana. Artinya, dalam dua pertandingan awal, Persiku baru mencetak satu gol dan telah kebobolan tujuh gol, sehingga aspek pertahanan dan konsistensi permainan menjadi pekerjaan yang perlu segera dibenahi.

PSMS langsung tampil efektif dan mencetak dua gol cepat melalui Phillerson Natan Silva pada menit ke-7 dan 12. M Ragil kemudian menambah keunggulan pada menit ke-19 sebelum Javier Siverio mencetak gol pada menit ke-21 dan 32 untuk membawa PSMS unggul 5-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSMS kembali mencetak gol melalui Javier Siverio pada menit ke-52. Gol tersebut melengkapi hattrick Siverio sekaligus memastikan kemenangan telak PSMS Medan atas Persiku Kudus dengan skor 6-0.

Pelatih Persiku Kudus, Kahudi Wahyu, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai rentetan gol dalam waktu singkat membuat konsentrasi para pemain Persiku terganggu dan berdampak pada permainan tim.

“Banyak gol yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Ini membuyarkan konsentrasi pemain kami,” kata Kahudi Wahyu.

Kahudi juga mengungkapkan sejumlah pemain mengalami cedera dan kondisi tersebut turut memengaruhi mental tim. Ia menyebut skema yang telah disiapkan berdasarkan analisis permainan PSMS tidak berjalan sesuai rencana hingga membuatnya kesulitan menyusun strategi di lapangan.

“Juga banyak pemain yang cedera, itu karena mereka stres. Pemain kehilangan kepercayaan diri. Bahkan skema yang kami siapkan tidak jalan setelah sebelumnya kita analisis permainan PSMS. Saya juga sampai bingung dalam menyusun strategi jadinya,”ujarnya.

Meski menelan kekalahan telak, Kahudi tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Menurutnya, faktor mental menjadi salah satu hal yang berpengaruh dalam pertandingan dan para pemain telah berusaha memberikan kemampuan terbaik.

“Itulah sepak bola. Apapun itu, faktor mental sangat berpengaruh. Yang pasti, anak-anak sudah berjuang maksimal,” tegasnya.

Pemain Persiku, Bhima Wibnu, turut menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan warga Kudus atas hasil tersebut. Ia memastikan tim akan melakukan evaluasi dan berusaha bangkit untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Atas nama pemain, kami mohon maaf kepada suporter dan warga Kudus. Hasil ini bukan yang kami inginkan. Kami akan evaluasi, bangkit dan berjuang lebih keras lagi di laga berikutnya,” ucap Bhima Wibnu.

Persiku selanjutnya akan menghadapi laga pekan ketiga dengan menjamu PSIS Semarang pada Minggu 27 September 2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persiku untuk memperbaiki performa setelah dua pertandingan awal tanpa kemenangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....