Kebobolan 12 Gol, Lini Pertahanan Jadi Pekerjaan Rumah Pelatih PSBS

  • 22 Sep 2026 08:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Solo – Sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah terbesar PSBS Biak setelah gawangnya kebobolan 12 gol dalam dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/27. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Grup B dan menunjukkan perlunya pembenahan segera di lini belakang Badai Pasifik.

PSBS Biak kembali menelan kekalahan telak 0-7 saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Minggu 20 September 2026 malam. Sebelumnya, PSBS juga kebobolan lima gol ketika menjamu Deltras FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu 13 September 2026.

Kekalahan dari Persis membuat persoalan PSBS tidak hanya berada di lini pertahanan. Hingga dua laga awal, lini depan juga belum mampu mencetak gol sehingga tim pelatih menghadapi pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa secara menyeluruh.

Pelatih PSBS Biak, Miskardi Hamin, mengatakan hasil dua pertandingan tersebut menjadi pelajaran bagi tim untuk melakukan perbaikan. Evaluasi diperlukan agar pemain mampu meningkatkan penampilan pada pertandingan berikutnya.

"Ini jadi pelajaran bagi tim kami. Mudah-mudahan pemain dapat pengalaman berharga ke depan semakin baik, terus perbaiki," ucap Miskardi.

Terkait kekalahan telak dari Persis Solo, Miskardi menilai para pemain sudah berusaha maksimal. Namun, komposisi pemain muda yang dimiliki PSBS dinilai belum mampu mengimbangi kekuatan lawan, terlebih tim masih terkena sanksi penambahan pemain baru.

"Pemain berusaha sekuat tenaga. Kami sudah kuatkan tiga pemain di (pertahanan) bawah dan dua pemain (di pertahanan) atas. Tapi gol dari situasi bola mati dan penalti pada menit awal buyarkan rencana (taktikal)," ulas Miskardi.

Menurut Miskardi, kesalahan individu yang dilakukan pemain muda turut memengaruhi kondisi mental tim. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi usaha para pemain sepanjang pertandingan.

"Apalagi kami turun dengan pemain muda, ketika melakukan kesalahan sendiri. Itu berpengaruh terhadap mental mereka. Tapi pemain sudah berusaha dan itu yang bisa kita lakukan," imbuhnya.

PSBS selanjutnya menghadapi tantangan untuk membenahi kelemahan sebelum bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu 27 September 2026. Miskardi menyadari waktu persiapan tim relatif singkat dibandingkan tim lain di Grup B.

"Diantara tim-tim di Grup B, persiapan kami yang paling mepet, baru dua pekan. Kami akan perbaiki dengan bermain defend counter, asah lebih baik lagi," tuntas eks Pelatih Pekanbaru FC di Liga Nusantara musim lalu tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....