PSSI Dukung Khiev Sameth Kembali Pimpin AFF hingga 2031
- 11 Agt 2026 08:11 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menyatakan dukungan kepada Mayor Jenderal Khiev Sameth untuk kembali memimpin Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) periode 2026-2031. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat perkembangan sepak bola Asia Tenggara.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan keberlanjutan kepemimpinan AFF diperlukan di tengah meningkatnya perkembangan sepak bola Asia Tenggara di level internasional. Menurutnya, AFF memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi antaranggota dan meningkatkan kualitas kompetisi kawasan.
“Di bawah kepemimpinan Presiden AFF, Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara. AFF berkomitmen besar dalam memperkuat kolaborasi antar asosiasi anggota serta meningkatkan kualitas kompetisi di kawasan kita,” ujarnya melalui keterangan pers.
Erick menilai dukungan tersebut juga didasari hubungan dan kepercayaan yang telah terbangun antara PSSI dan AFF. Transformasi sepak bola Indonesia disebut mendapat respons positif melalui kepercayaan AFF kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah sejumlah turnamen regional dalam beberapa tahun terakhir.
“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia, seperti ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys' Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys' Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women's Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls' Championship 2025,” ucapnya.
Khiev Sameth merupakan tokoh asal Kamboja yang telah memimpin AFF sejak 2019. Ia kembali terpilih pada November 2022 untuk periode kedua hingga 2026 tanpa pesaing.
PSSI menilai pengalaman dan visi Khiev Sameth dalam mengembangkan sepak bola kawasan menjadi salah satu pertimbangan dukungan untuk melanjutkan kepemimpinannya. Keberlanjutan tersebut diharapkan dapat menjaga program pengembangan sepak bola ASEAN yang telah berjalan.
Erick juga menyoroti pentingnya stabilitas kepemimpinan AFF seiring semakin besarnya kepercayaan dunia terhadap Asia Tenggara. Sejumlah agenda sepak bola internasional telah diberikan kepada negara-negara di kawasan tersebut.
“Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia. FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women's World Cup 2023 di Australia, FIFA Women's Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026,” ucap Erick.
Menurut PSSI, meningkatnya kepercayaan terhadap Asia Tenggara menunjukkan kawasan tersebut memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan sepak bola dunia. Oleh karena itu, kesinambungan program dan kolaborasi antarnegara dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga momentum tersebut.
PSSI menyatakan akan terus memperkuat kerja sama dengan AFF dan seluruh asosiasi sepak bola anggota ASEAN. Dukungan kepada Khiev Sameth menjadi bagian dari upaya menjaga visi bersama untuk membangun kompetisi yang semakin profesional dan kompetitif.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” ujar Erick.
Dengan dukungan PSSI tersebut, Khiev Sameth berpeluang kembali memimpin AFF untuk periode 2026-2031. Kepemimpinan yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat integrasi sepak bola ASEAN sekaligus meningkatkan daya saing kawasan di level internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....