Goal Aksis dan Akademi Persib Bandung Juarai Hydroplus Soccer League

  • 13 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus – Goal Aksis Cimahi dan Akademi Persib Bandung sukses mencatatkan sejarah sebagai juara perdana Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026. Keduanya meraih gelar sektor U-15 dan U-18 pada partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu, 12 Juli 2026.

Goal Aksis Cimahi memastikan gelar juara U-15 setelah mengalahkan Cipta Cendikia Football Academy Bogor melalui drama adu penalti. Sementara itu, Akademi Persib Bandung tampil dominan di final U-18 dengan menaklukkan Putri Garut lima gol tanpa balas.

Pelatih Kepala Goal Aksis Cimahi, Budi Sufarlan, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan disiplin para pemain selama menjalani proses pembinaan. Ia berharap para pemain terus menjaga semangat berlatih layaknya atlet profesional.

"Layaknya atlet profesional mereka mengisi masa libur dengan tetap aktif, dan untuk fase berikutnya, kami tidak akan cepat puas atau statis di posisi ini. Kami ingin melampaui limit demi limit hari demi hari dengan peningkatan yang signifikan," ujar Budi.

Di sektor U-18, Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, menilai kompetisi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, kompetisi berjenjang menjadi sarana penting untuk meningkatkan kemampuan teknik dan mental bertanding para pemain muda.

"Hari ini kita bisa melihat kemampuan mereka yang sangat bagus dan merata. Tidak ada ketimpangan kualitas yang mencolok dan saya rasa itu semua berkat adanya liga regional yang bergulir di daerah masing-masing," katanya.

Penyelenggaraan Hydroplus Soccer League All-Stars juga mendapat apresiasi dari Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris. Menurutnya, turnamen nasional tersebut tidak hanya mendukung pembinaan atlet, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui konsep sports tourism.

"Kami percaya sepakbola putri bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, terlebih Kabupaten Kudus menjadi pusat pengembangan sepakbola putri yang selaras dengan visi untuk mendorong sport tourism. Tak hanya itu, ajang ini juga mendongkrak potensi ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang ikut terlibat dan mendukung di seluruh lini penyelenggaraan," kata Sam'ani.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kompetisi sepak bola putri secara berkelanjutan. Perluasan penyelenggaraan di berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan dan melahirkan lebih banyak talenta muda.

"Kami akan terus mengawal kompetisi berjenjang ini agar jalur pembinaan atlet nasional kita tidak terputus, bahkan, kami juga memperluas kota-kota penyelenggaraan sehingga ekosistem sepakbola putri ini semakin meluas dan merata di seluruh Indonesia. Kami tidak akan mundur dalam memajukan sepak bola putri Indonesia," ujarnya. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....