Gus Yusuf, Fans Berat Itali yang Jagokan Portugal Jepang dan Maroko Masuk Semifinal

  • 22 Jun 2026 00:46 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam ( API) Tegalrejo
  • KH Muhammad Yusuf Chudlori
  • Piala Dunia 2026
  • siaran Piala Dunia melalui saluran TVRI

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang - Ajang sepak bola terbesar Piala Dunia menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola. Tidak ketinggalan, bagi Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam ( API) Tegalrejo,Kabupaten Magelang KH Muhammad Yusuf Chudlori. Pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini dikenal sebagai pecinta sepak bola dunia dan menjadi salah satu tifosi ( fans berat) timnas Italia.

Kegagalan timnas Italia lolos ke putaran Piala Dunia dua kali berturut-turut ( 2022 dan 2026 ini) membuatnya gelo ( kecewa). Namun, sebgai pecinta sepak bola, ia memilih tetap menikmati kompetisi terbesar dunia tahun ini dengan mencari tim unggulan baru, yakni Portugal.

“Saya sebetulnya punya favorit tradisional, yaitu Italia. Tetapi Italia tidak lolos lagi tahun ini membuat gelo (kecewa). Bola itu selalu bergulir, di Piala Dunia tahun ini saya menjagokan Portugal,” kata Gus Yusuf, Minggu ( 21/6/2026)

Alasan utama Gus Yusuf memilih Portugal sebagai tim favorit pada Piala Dunia kali ini, yakni kualitas skuad pemain yang dinilainya merata di semua lini. Di tim berjuluk “A Seleção”tersebut terdapat pemain yang sudah tidak asing bagi penggemar sepakbola dunia, seperti Bruno Fernandes, Diogo Dalot , hinga sang mega bintang Cristiano Ronaldo( CR7).

Meskipun menjagokan Portugal bisa berbicara banyak pada Piala Dunia tahun ini, Gus Yusuf juga menaruh harapan besar kepada salah sartu wakil Asia, yakni Jepang.Menurutnya berpotensi memberikan kejutan dalam turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Selain Jepang, Gus Yusuf juga mempunyai perhatian tersendir bagi tim dari Negeri Afrika Utara, yakni Maroko. Karena, Maroko yang merupakan salah satu dari 14 negara di Afrika Utara dengan mayoritas penduduknya muslim, dinilai memiliki kekuatan yang tidak bisa di remehkan.

“Timnas Maroko juga menarik menjadi perhatian. Karena, banyak pemain Timnas Maroko yng bermain di liga-liga top Eropa dan kualitasnya merata. Saya berharap ada negara Muslim yang bisa melejit,” ujarnya.

Dari ketiga timnas tersebut dengan kekuatan yang merata, Gus Yusuf berharap tiga timnas dari tiga benua berbeda tersebut bisa menembus babak semifinal.

Ia menambahkan,di tengah kesibukannya sebagai pengasuh pondok pesantren dan lainnya, dirinya tetap menyempatkan diri untuk mengikuti siaran Piala Dunia melalui saluran TVRI. Namun, dirinya hanya bisa mengikuti pertandingan dan tidak harus sampai begadang setiap malam., karena sepak bola baginya merupakan bagian hiburan. (wied)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....