PSG Juara Kalahkan Arsenal, Drama Adu Penalti Warnai Final Liga Champions
- 31 Mei 2026 08:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Paris Saint-Germain (PSG) kembali meraih juara Liga Champions untuk kedua kalinya. Itu setelah mereka mengalahkan Arsenal di laga puncak kompetisi elit Eropa itu. PSG mengubur mimpi Arsenal meraih Double Winner musim ini lewat adu penalti. Les Parisiens menang 4-3 setelah bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit pada final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu dinihari, 31 Mei 2026.
Ini menjadi kemenangan kedua di Liga Champions, setelah Kylian Mbappe hengkang dari PSG. Kemenangan back to back ini juga menegaskan status mereka di sepak bola Eropa. Arsenal yang untuk pertama kalinya tampil di final, sedianya bermain cukup apik di awal-awal lagi.
Mereka bahkan sudah mencuri keunggulan lebih dulu kala laga baru berjalan lima menit. Berawal dari sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard, bola jatuh ke kaki Kai Havertz. Havertz kemudian melakukan solo run ke dalam kotak penalti.
Setibanya di mulut gawang, striker Jerman itu langsung melepaskan shooting kencang dari sudut sempit. Bola gagal dihalau Matvey Safonov dan skor 1-0 untuk Arsenal. Tertinggal satu gol, PSG langsung mengambil alih permainan.
| Baca juga: Persibangga Juara Liga 4 Jateng 2026 |
Anak asuh Luis Enrique it uterus menggempur pertahanan Arsenal. Pada menit ke-13, mereka pun nyaris menyamakan kedudukan lebih awal lewat Fabian Ruiz.
Sayang sepakannya melenceng dari sasaran. Sepuluh menitan berselang, Arsenal malah nyaris menggandakan keunggulannya. Namun, Safarov lebih sigap setelah keluar sarang untuk memotong umpan silang Bukayo Saka ke Leantro Trossard.
Tak lama, PSG terus membombardir pertahanan The Gunners. Beberapa percobaan dari Ousmane Dembele, Desire Doue dan Fabian Ruiz, namun David Raya masih kokoh menjaga gawang. Arsenal mempertahankan keunggulan 1-0 hingga jeda.
Pada babak kedua, PSG tampil semakin agresif. Mereka pun makin rajin menggempur Arsenal. Salah satunya datang dari tendangan bebas Achraf Hakimi pada menit ke-55, tapi masih dimentahkan Raya.
Namun, petaka menghampiri Arsenal di momen kebangkitan PSG, pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Mosuera di kotak penalti saat menyambut umpan Dembele. Wasit sempat meminta konfirmasi dari VAR sebelum akhirnya menunjuk titik putih.
Dembele berhasil menyempurnakan tugasnya. Sepakannya ke sudut kiri bawah gawang gagal dibaca Raya, skor pun berubah 1-1.
Setelah kedudukan kembali berimbang, PSG pun kian percaya diri. Beberapa percobaan terus dilakukan lewat Vitinha di menit ke-73 dan Kvaratskhelia pada menit ke-77.
Namun, sepakannya gagal berbuah gol. Arsenal pun merespons dengan memasukkan Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke.
Meski begitu, kedua tim tetap gagal menambah gol hingga waktu normal berakhir. Memasuki babak tambahan, pertarungan keduanya pun makin sengit.
David Raya beberapa kali sigap meredam serangan PSG. Arsenal juga hampir mencetak gol kemenangan melalui tembakan Jurrien Timber dari sudut sempit yang melebar dari gawang.
Namun, skor tetap 1-1 selama 120 menit, hingga akhirnya status juara Liga Champions harus ditentukan melalui adu penalti. Di babak tos-tosan ini, PSG tampak lebih tenang. Empat dari eksekutornya Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya, sementara Nuno Mendes gagal mencetak gol.
Sedangkan Arsenal, hanya tiga eksekutornya Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli yang berhasil mencetak gol. Namun, tendangan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mengarah ke gawang.
Kegagalan Gabriel sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG 4-3 yang membawa Les Parisiens mempertahankan gelar Liga Champions.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....