Songgo Buwono Cup IV Sajikan Sepakbola Berkelas, Banyak Pemain Liga Tampil
- 25 Mei 2026 17:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Turnamen sepakbola Songgo Buwono Cup IV di Dukuh Keso, Desa Tlogotunggal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang sukses menyedot perhatian pecinta sepakbola. Kompetisi yang berlangsung mulai 16 - 24 Mei 2026 itu menghadirkan atmosfer berbeda karena dipenuhi pemain-pemain berpengalaman dari Liga 2, Liga 3 hingga Liga 4 nasional.
Meteor FA Kragan akhirnya keluar sebagai juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen. Di laga final, Meteor FA mengalahkan Yura FC dengan skor 2-1.
Ajang yang digelar di lapangan Desa Tlogotunggal tersebut diikuti delapan tim, yakni Bintang FC Pasar Banggi diperkuat sejumlah pemain eks PSIR, Meteor FA Kragan, dan Safria FC Sedan juga diperkuat pemain eks PSIR. Kemudian, ada juga Yura FC Sedan, Persepan Pancur, PS Gabus Pati, Blandong FC Blora dan MJ Tour Pati.
Kualitas turnamen semakin terasa karena sejumlah pemain profesional turut meramaikan kompetisi. Yura FC misalnya diperkuat Candra Waskito atau Kito Candra, pemain yang pernah membela Persebaya Surabaya, Sulut United, PSS Sleman, Persis Solo hingga RANS Cilegon.
Sementara Meteor FA mendatangkan Hambali Tholib, pemain yang pernah memperkuat Garudayaksa FC, Borneo FC, Sriwijaya FC, Persebaya hingga Persela Lamongan. Tak hanya itu, ada pula Safna Delpi, pemain PSIS Semarang musim 2025/2026 yang sebelumnya memperkuat Persijap Jepara.
Safna tampil tajam dan sukses menjadi top skor turnamen dengan koleksi 4 gol. Kehadiran pemain asing asal Liberia dan Nigeria, Vincent, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang memadati lapangan selama turnamen berlangsung.
Panitia Songgo Buwono Cup IV, Bachtiar Triatmaja mengatakan, sengaja membebaskan setiap tim membawa pemain dari level liga manapun demi menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat. “Yang membuat Songgo Buwono Cup tahun ini berbeda, kata orang-orang klub itu pemodalnya bos-bos semua," ujarnya.
Pihaknya membebaskan setiap tim untuk membawa pemain liga berapapun. "Silakan, karena itu yang menghibur penonton, biasanya mereka hanya melihat pemain-pemain itu di TV, sekarang bisa melihat langsung,” ujarnya.
Menurut Bachtiar, antusiasme masyarakat sangat tinggi selama turnamen berlangsung. Selain kualitas pemain, suasana pertandingan juga berjalan aman dan tertib.
Pemain terbaik turnamen, Kito Candra mengaku terkesan dengan atmosfer sepakbola di Rembang. Ia menilai kualitas pemain yang tampil cukup bagus dan kompetitif.
“Pemain yang ikut di turnamen ini bagus-bagus semua. Semoga sering-sering mengadakan turnamen seperti ini, penontonnya juga tertib,” kata mantan pemain Persis Solo tersebut.
Sebagai juara, Meteor FA berhak membawa pulang trofi, medali dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. Sedangkan Yura FC sebagai runner up memperoleh hadiah Rp3 juta. Selain itu, penghargaan pemain terbaik diraih Kito Candra. (Mif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....