Dari Pondok Pesantren, SSB DAFA Rekrut Calon Pemain Sepakbola Profesional

  • 03 Mei 2026 15:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Sekolah Sepakbola Darul Amanah Football Academy (DAFA) menggelar seleksi santri baru berbakat sepakbola jenjang MTs atau SMP. Seleksi digelar di Stadion Utama Kendal/ Minggu 3 Mei 2026 diikuti 182 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya dari Papua, Bangka Belitung, Sumbawa, Palembang dan Jambi.

SSB DAFA berdiri tahun 2023 berada di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo Kendal. Oleh karena itu, peserta yang lolos seleksi akan menjadi santri Pondok Pesantren Darul Amanah, yang mendapat bimbingan dan pelatihan khusus sepakbola.

Muhammad Irfan, Direktur Teknik Darul Amanah Football Academy mengatakan, tahun 2026 ini merupakan seleksi SSB DAFA, angkatan ketiga. Seleksi angkatan ketiga ini untuk mencari santri MTs kelas 1, karena jenjang ke depan lebih panjang untuk mencetak calon pemain sepakbola yang lebih potensial.

"Bagaimana anak ini berkembang dan bertumbuh, nantinya menyalurkan ke jenjang yang pro elit," katanya. SSB DAFA angkatan pertama sebanyak 20 anak, cukup berhasil mencetak santri pemain sepakbola profesional.

Lima di antaranya bergabung dengan klub sepakbola profesional, yakni Persijap Jepara, Semen Padang dan PSIS Semarang. Sedangkan 13 anak ikut pra Porprov Jateng 2026 yang tersebar di 13 kabupaten.

Nur Wahid, Kepala Akademi Pondok Pesantren Darul Amanah mengatakan, peserta yang lolos seleksi akan mendapat program beasiswa penuh, baik biaya pendidikan maupun biaya pelatihan. Selain sekolah formal seperti biasa di pondok pesantren, juga mendapat bimbingan dan pelatihan khusus sepakbola.

"Peserta yang lolos seleksi mendapat beasiswa penuh, biaya pendidikan, biaya asrama pondok pesantren dan biaya pelatihan," jelasnya. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang diberi kehormatan membuka seleksi ini berharap, kegiatan ini akan mencetak atlet sepak bola yang berprestasi yang membanggakan bangsa Indonesia.

Pasalnya, peserta berasal dari berbagai daerah, sehingga bisa membawa nama baik masing-masing daerah dan membanggakan orang tua. "Pesertanya dari berbagai daerah, jadi harapannya bisa membawa nama baik daerah masing-masing, juga nama baik bangsa dan negara," harapnya.

SSB DAFA yang sudah berdiri selama 3 tahun sudah merekrut 200 santri berbakat sepakbola. SSB DAFA yang membentuk atlet yang berbasis pondok pesantren didukung pelatih profesional dan fasilitas yang memadai. (FR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....