Bongkar Pasang Kursi Pelatih PSIS Sepanjang Championship 2025/2026

  • 27 Apr 2026 10:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – PSIS Semarang menjadi tim yang cukup sering bongkar pasang pelatih, selama mengarungi kompetisi Championship 2025/2026. Tercatat sudah ada enam orang pelatih baik tetap atau caretaker, yang silih berganti mengarsiteki Laskar Mahesa Jenar dengan hasil yang berbeda-beda.

Pada awal musim, PSIS menunjuk Kahudi Wahyu Widodo sebagai pelatih tim tersebut pada Juni 2025. Mempersiapkan tim di awal musim, Kahudi hanya bertahan di tiga pertandingan dengan seluruhnya berakhir dengan kekalahan.

Selepas Kahudi, PSIS kemudian menunjuk asistennya yaitu Ega Raka Galih sebagai pelatih caretaker pada September. Ia memimpin PSIS sebagai caretaker di lima pertandingan, dengan torehan dua kali hasil imbang dan tiga kali kalah.

Ega kemudian dinaikkan statusnya sebagai pelatih tetap PSIS, tepatnya pada awal November 2025. Namun pasca diangkat sebagai pelatih kepala tetap, Ega justru menelan tiga kali kekalahan hingga akhirnya dicopot dari kursi pelatih di pertengahan November.

Menyusul pergantian manajemen di tubuh PSIS, sosok Jafri Sastra yang pernah menangani tim pada tahun 2018 hingga 2019 masuk sebagai pelatih kepala. Tujuh pertandingan dipimpin pelatih asal Sumatera Barat itu, PSIS meraih tiga kali kemenangan dan sisanya berakhir kekalahan.

Hasil evaluasi pada putaran kedua Championship, membuat PSIS dan Jafri sepakat berpisah jalan pada Januari. PSIS kemudian mendapuk sosok pelatih muda, Andri Ramawi Putra sebagai pelatih baru Laskar Mahesa Jenar.

Capaian Andri terbilang cukup baik diantara pelatih-pelatih sebelumnya, lantaran meraih dua kali kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan. Hasil ini membuat PSIS sempat berada di posisi kedelapan, atau satu tingkat dari zona play-off degradasi Championship.

Namun pelatih berusia 39 tahun itu memutuskan mundur dari posisinya pada pertengahan April, dan sempat ditangani Anang Dwita sebagai caretaker. Kini PSIS telah menunjuk sosok Kas Hartadi sebagai pelatih kepala, untuk menangani PSIS di sisa kompetisi Championship sekaligus menyelamatkan tim dari play-off degradasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....