Pelatih Persijap Akui Beratnya Situasi Semen Padang usai Tiga Kekalahan Beruntun

  • 21 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengakui timnya tengah berada dalam situasi sulit usai kembali menelan kekalahan. Hasil buruk ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami Kabau Sirah.

Pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin, 20 April 2026, Semen Padang harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-2. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi yang ke-18 bagi Semen Padang musim ini.

Dua gol Persijap tercipta di babak pertama melalui Rendi Saepul pada menit ke-38 dan Carlos Franca lewat titik penalti pada menit ke-45. Hasil ini membuat Semen Padang belum mampu keluar dari tren negatif.

Imran Nahumarury mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih timnya. “Apa yang kita inginkan tak tercapai, kecewa pasti, suporter, pemain, semua kecewa,” ucapnya.

“Apa yang kita buat, tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, tapi kalau tidak ada peluang, ya tidak ada gol. Lawan punya peluang, mereka cetak gol,” katanya.

Ia menegaskan bahwa situasi tim saat ini memang tidak mudah dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit. “Sulit memang, tapi kita akan terus bekerja keras sampai selesai,” ujarnya.

Imran juga menilai perbedaan performa Persijap dibanding putaran pertama menjadi salah satu faktor kekalahan. “Pada putaran kedua, Persijap banyak berubah,” ucapnya.

“Yang pasti, konsentrasi jadi kelemahan kita di laga kali ini dan coba kita respons namun tidak berhasil. Persijap lebih beruntung,” katanya.

Saat ini, Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 20 poin. Posisi tersebut membuat tim semakin tertekan dalam upaya keluar dari zona degradasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....