Taklukkan Semen Padang, Tim Persijap Mulai Jauhi Zona Merah

  • 21 Apr 2026 11:39 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Padang— Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Semen Padang FC pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Kemenangan 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin, 20 April 2026 membawa Laskar Kalinyamat mulai menjauh dari zona degradasi.

Dua gol Persijap seluruhnya tercipta di babak pertama melalui Rendi Saepul pada menit ke-38 dan Carlos Franca di menit ke-45. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Persijap dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.

Tambahan tiga poin membuat Persijap kini mengoleksi 28 poin dan menempati peringkat ke-13. Raihan tersebut sama dengan PSM Makassar di posisi ke-14, sementara Madura United FC berada di peringkat ke-15 dengan 26 poin.

Di zona degradasi, Persis Solo menempati posisi ke-16 dengan 24 poin. Sementara Semen Padang dan PSBS Biak masing-masing mengoleksi 20 dan 18 poin.

Kemenangan ini juga menjadi ajang revans Persijap atas Semen Padang setelah kalah pada pertemuan sebelumnya. Hasil tersebut sekaligus memperlebar jarak Persijap dari zona bahaya.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui pertandingan berjalan sulit karena bermain di kandang lawan. “Sebuah laga yang sulit, apalagi kita main di kandang lawan, Semen Padang adalah tim yang bagus,” ujarnya.

“Di babak pertama, kita bisa kendalikan permainan dan berhasil mencetak gol. Babak kedua, kita sempat kehilangan ritme permainan. Terpenting adalah kita bisa dapat tiga poin di laga ini,” kata Mario Lemos.

Ia menambahkan, timnya bermain disiplin untuk meminimalkan peluang lawan. Perbedaan di klasemen (sebelum pertandingan) antara Persijap dan Semen Padang hanya lima poin saja.

“Jadi masih sangat rapat dan kita tahu mereka punya permainan dan set piece yang berbahaya. Itu makanya kita berusaha untuk tidak memberikan celah kepada lawan supaya kita bisa selesaikan laga dengan baik,” ucapnya.

Mario juga menjelaskan pergantian pemain di babak kedua sebagai bagian dari strategi tim. “Kita mulai kehilangan lini tengah di babak kedua, itu yang membuat akhirnya kita masukkan tenaga yang lebih fresh untuk bisa kendalikan permainan tim,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....