Euforia Piala Dunia 2026 Jadi Pemantik Mimpi Sepak Bola Indonesia

  • 03 Apr 2026 10:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di tengah masyarakat Indonesia, meskipun tim nasional belum berhasil mendapatkan tiket ke putaran final. Antusiasme tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat dan harapan baru bagi perkembangan sepak bola nasional.

[elatih sekaligus dosen sepak bola PKO Universitas Negeri Semarang (Unnes), M. Irfan, menilai euforia tersebut tidak seharusnya berhenti pada aspek hiburan semata. Menurutnya, Piala Dunia justru menjadi peluang besar untuk menumbuhkan mimpi dan motivasi bagi generasi muda Indonesia.

Ia menyebut, ajang sepak bola terbesar di dunia itu dapat menginspirasi anak-anak untuk lebih mencintai olahraga ini. Selain itu, euforia yang tercipta juga berpotensi menghidupkan kembali gairah kompetisi di tingkat lokal.

“Bukan sekadar menonton Piala Dunia, tetapi ada peluang besar untuk pemain muda menghidupkan kembali pola pikir dan mimpi yang ingin diraih. Ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih mencintai sepak bola dan membangun kembali mimpi mereka,” ujarnya dalam dialog bersama RRI, Kamis, 3 April 2026,

Lebih lanjut, Irfan mencontohkan pemain muda asal Turki, Arda Güler, yang mampu mewujudkan mimpinya tampil di panggung internasional setelah sebelumnya hanya menyaksikan dari layar televisi. Kisah tersebut menjadi bukti bahwa mimpi bermain di level tertinggi bukan hal yang mustahil.

Menurutnya, momentum euforia Piala Dunia juga harus dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pembinaan usia dini di Indonesia. Dengan dukungan program yang terintegrasi dan berkelanjutan, potensi pemain muda dapat dikembangkan secara optimal.

“Pemain muda harus berani meningkatkan level agar bisa bersaing, termasuk dengan pemain naturalisasi. Jangan takut, justru itu menjadi pelecut untuk membangun mental bersaing,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan diperlukan sinergi antara federasi, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih baik. Dengan demikian, target tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar harapan, melainkan sesuatu yang realistis untuk dicapai.

Ia berharap, semangat dari euforia Piala Dunia 2026 dapat terus dijaga dan diarahkan pada pembinaan yang lebih serius. “Mudah-mudahan sepak bola kita semakin berkembang, lebih profesional, dan pemain muda Indonesia bisa bersinar di level internasional,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....