Wali Kota Semarang Diperiksa KPK, Sumarno Ingatkan Integritas

  • 17 Jul 2024 19:40 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengaku belum dapat informasi utuh soal kabar adanya dugaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat di Pemerintah Kota Semarang, termasuk wali kotanya. "Belum dapet informasi secara (utuh) ya. Jadi belum tau belum bisa berkomentar," ujarnya, Rabu (17/7/2024).

Meski belum dapat berkomentar banyak, namun berbicara soal dugaan korupsi membuat Sumarno mengingatkan kembali pentingnya integritas. "Kalau integritas kan kita kan menjadi aparatul negara ya, integritas nomor satu," tegasnya.

Bahkan, Sumarno kembali mengingatkan kepada jajarannya pentingnya integritas dari sektor keluarga seperti yang telah dikemukakannya saat bimtek bersama KPK belum lama ini. Sebab, selama ini banyak ketidak integritasaan didorong dari tuntutan keluarga.

"Karena kan semua ASN kan bekerja untuk menafkahi keluarga. Jadi keluarga harus tau apa sih yang diperoleh suaminya atau istrinya. Dan itu menjadi kontrol yang luar biasa. Karena kadang ketidak integritasan itu didorong dari keluarga," terangnya.

Adapun disinggung terkait dengan gratifikasi, hal itu juga harus dihindari oleh para jajarannya. Sebab pemberian dengan pamrih itu bukan termasuk dalam rezeki keluarga.

"Kalau gratifikasi itu ya sama, pemberian yang seharusnya bukan haknya. Karena orang yang memberi itu dengan pamrih, kalau ga menduduki jabatan itu ga mungkin orang itu ngasih sesuatu, itulah gratifikasi," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....