Pembangunan Tol Semarang - Demak, Tinggal Exit Tol Kadilangu

  • 11 Okt 2022 12:00 WIB
  •  Semarang

KBRN, Demak: Pembangunan Tol Semarang - Demak seksi II sepanjang 16,31 kilometer di tergetkan selesai seratus persen akhir Oktober.

Pekerja proyek baru menyelesaikan tahap pembangunan exit tol Kadilangu. Sementara itu, pemasangan rambu keselamatan dan lampu penerangan jalan utama (PJU) rampung semuanya.

Nantinya, setelah konstruksi selesai baru dilanjutkan uji layak fungsi (ULF) sampai dua bulan kedepan.

Tim audit Kementerian PUPR, Bina Marga, BPJT, dan Ditjen Perhubungan Darat akan menguji keamanan konstruksi, dan rambu keselamatan.

"Jadwal awal 28 Oktober, tapi sampai sekarang belum ada kepastian," kata Humas PT Pembangunan Perumahan (PP) Robby Sumarna kepada RRI, Selasa (11/10/2022).

Hasil evaluasi, akan dijadikan bahan analisa sebelum jalan tol resmi beroperasi.

"Struktur konstruksi semuanya di cek sampai drainase jalan tol. Rambu keselamatan lalu lintas, lampu penerangan jalan (PJU), dan pembatas jalan," jelas Robby.

Menurutnya, jika semua aspek uji layak fungsi (ULF) lolos, libur natal dan tahun baru 2023 tol Semarang - Demak bisa di operasionalkan.

"Semoga nanti on time, dan tidak ada kendala pada tahap uji kelayakan," ujarnya.

Sebagai informasi, pembngunan jalan tol seksi I (Semarang - Kaligawe - Sayung) sepanjang 10,64 kilometer menjadi porsi pemerintah atau dana APBN senilai Rp 10 triliun.

Sementara seksi II sepanjang 16,31 kilometer (Sayung-Demak) porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Jalan Tol Semarang - Demak.

Pembangunan konstruksi seksi I baru berjalan 0,64 persen. Masuk dalam paket konstruksi di antaranya rest area dan gerbang tol 1 B.

Diluar itu, pemerintah juga akan membangun kolam retensi Terboyo seluas 189 hektare dan Sriwulan seluas 28 hektare untuk mengatasi rob pesisir Semarang dan Demak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....