Embung Dukun, Dulu Lahan Tambang Kini Sejahterakan Petani

  • 11 Okt 2023 14:39 WIB
  •  Semarang

KBRN, Magelang : Tidak banyak yang mengira, Embung Dukun di Dusun Kemiriombo, Desa / Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang ini, dulunya merupakan salah satu lokasi penambangan bahan galian C, berupa batu, pasir dari Gunung Merapi. Namun, kini lokasi bekas penambangan tersebut menjadi tempat penampungan air guna pengairan sawah di sekitarnya.

Embung yang dibangun di bekas lahan penambangan pasir yang terbengkalai tersebut, berada di kawasan rawan bencana (KRB) II Merapi atau hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Setelah sekian lama lahan bekas penambangan tersebut mangkrak, Pemerintah Desa Dukun mengajukan ke Pemerintah Pusat agar tempat tersebut dimanfaatkan menjadi sebuah tempat yang bermanfaat, yakni embung.

Salah satu asalan pembuatan embung tersebut, yakni sejumlah dusun di Desa Dukun sering mengalami kesulitan mendapat air untuk mengairi lahan pertanian di musim kemarau. Karena, wilayah tersebut lahan pertaniannya menggunakan pengairan tadah hujan.

Adapun luasan lahan yang dijadikan embung tersebut mencapai 9.740 meter persegi. Setelah menjadi embung, luasan genangan air mencapai 5.788 meter persegi dengan kedalaman permukaan air 3,2 meter dan dapat menampung air sekitar 16.000 meter kubik.

Setelah selesai pembangunannya dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo bersama dengan sejumlah embung lainnya di Jawa Tengah pada 14 Desember 2021 lalu, embung tersebut bermanfaat bagi para petani di Dusun Duren, Blanten, Japunan, dan Dusun Dukun

“Manfaat dari Embung Dukun ini untuk mengairi lahan pertanian di empat dusun di Desa Dukun yang letaknya di bawah embung. Yakni, Dusun Duren, Blanten, Dukun dan Japunan,” kata Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Desa Dukun, Yantiyo.

Yantiyo mengatakan, selain dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian, aliran embung tersebut juga digunakan untuk mengairi kolam ikan milik penduduk di dusun- dusun yang ada di bawah embung tersebut. Selain itu, di embung tersebut juga digunakan untuk kolam ikan berbagai jenis.

Sebagai bermanfaat untuk mengairi lahan pertanian dan kolam ikan, embung tersebut difungsikan sebagai irigasi air yang berasal dari Sungai Senowo yang berhulu di Gunung Merapi.

Pemerintah Desa Dukun juga memproyeksikan keberadaan Embung Dukun menjadi objek wisata yang dikelola badan usaha milik desa (bumdes) setempat. Untuk saat ini, belum banyak fasilitas yang dibangun di sekitarnya. Beberapa fasilitas pendukung akan dibangun. Seperti musala, toilet, jogging track, mainan anak, tempat kuliner dan semacamnya. Saat ini yang ada baru tempat parkir dengan luas yang masih terbatas.

Apabila cuaca bersahabat, pengunjung Embung Duku bisa menyaksikan keindahan Gunung Merapi di sisi timur dan dan Merbabu di sebelah timur laut (wiedyas)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....