Masehi Annual Fair Kudus Perkuat Karakter Siswa Hadapi Tantangan Global
- 07 Okt 2026 15:40 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Yayasan Bina Pelayanan Masehi (YBPM) Kudus kembali menggelar Masehi Annual Fair (MAF) 2026. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Live the Light” sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar mampu menghadapi tantangan dunia global.
Ketua UBPM Kudus, Christian Hartono, mengatakan tema tersebut mencerminkan nilai karakter yang ingin ditanamkan kepada para siswa di sekolah-sekolah Masehi. “Anak-anak yang bersekolah di sekolah Masehi diharapkan dapat menghidupi karakter light, sehingga mampu menjawab tantangan dunia global ke depan dengan karakter-karakter sesuai nilai Kristiani,” katanya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Menurutnya, MAF juga menjadi salah satu bentuk nyata dari hasil pendidikan yang telah dilakukan YBPM selama ini. Selain menampilkan kreativitas siswa, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Pada MAF 2026, YBPM juga memperkenalkan program baru bertajuk Building World Class. Program tersebut diarahkan untuk membekali siswa dengan kemampuan bahasa asing sebagai salah satu modal menghadapi persaingan global.
“Bahasa menjadi salah satu hal yang penting. Kami ingin memperlengkapi anak-anak untuk dapat menggunakan bahasa-bahasa asing,” katanya.
Program tersebut mencakup pembelajaran bahasa Inggris dan Mandarin yang mulai diperkenalkan sejak jenjang SD. Tahun ini, YBPM juga membuka pendaftaran siswa SD untuk tahun ajaran 2027/2028.
Selain program pendidikan, MAF 2026 menampilkan beragam kreativitas siswa, mulai dari kreasi budaya dan tarian hingga hasil karya siswa dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA. Dalam pelaksanaannya, siswa SMA juga dilibatkan sebagai bagian dari penyelenggara acara.
Christian menambahkan, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi siswa saat ini. Karena itu, sekolah terus berupaya membekali siswa melalui berbagai kegiatan dan ekstrakurikuler yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia menegaskan, penguatan teknologi tetap diimbangi dengan pendidikan karakter. “Karakter light menjadi modal utama supaya mereka juga dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seperti menjadi terang, rendah hati, dapat dipercaya, dan gigih,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas(Plt.) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugroho menilai kiprah YBPM dalam dunia pendidikan di Kudus telah terlihat melalui berbagai prestasi dari tahun ke tahun. Menurutnya, MAF dapat menjadi sarana promosi sekolah sekaligus ruang untuk memperoleh masukan mengenai inovasi pendidikan yang perlu dikembangkan.
Ia mencontohkan program bilingual class serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sebagai bentuk inovasi yang dapat terus dikembangkan. “Intinya semua kegiatan ini adalah untuk anak-anak Kudus, sama-sama kita kembangkan kualitasnya dan kita didik agar mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Anggun. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....