Pemkot Magelang Perluas Pusat Aktivitas Warga Melalui Ekonomi Kreatif

  • 05 Okt 2026 12:31 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Magelang Kota Sejuta Karya”
  • kawasan Sidotopo
  • Magelang Parekraf Fair
  • Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang: Pemerintah Kota Magelang mulai menggeser pusat aktivitas warga agar tidak hanya terkonsentrasi di kawasan selatan dan tengah kota. Upaya itu dilakukan melalui kegiatan “Magelang Kota Sejuta Karya” yang dipusatkan di kawasan Sidotopo, depan Kampus II Untidar Magelang, dengan melibatkan lebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan dikemas dalam empat zona, yakni Karya, Gema, Daya, dan Niaga. Selain pelaku ekonomi kreatif dari Kota Magelang, kegiatan ini juga melibatkan pelaku kreatif dari Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung.

Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang Yetty Setiyaningsih mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya sekaligus memperluas interaksi dengan masyarakat.

“Acara ini menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya mereka kepada masyarakat. Ada lebih dari 17 subsektor ekraf yang berpartisipasi aktif, tidak hanya dari Kota Magelang melainkan dari Kabupaten Magelang dan Temanggung ikut tampil,” kata Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang Yetty Setiyaningsih di sela-sela acara tersebut, Sabtu 3 Oktober 2026 malam.

Menurut Yetty, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku bisnis, media, dan masyarakat dalam satu ekosistem. Para pelaku yang tampil telah melalui proses kurasi sehingga tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga karya kreatif dari berbagai subsektor.

“Sedangkan untuk para pelaku ekonomi kreatif yang dihadirkan pada kegiatan ini bukan merupakan UMKM biasa, karena kami melakukan kurasi. Kegiatan ini seperti ‘hari raya-nya’ para pelaku ekonomi kreatif,” katanya.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memastikan kegiatan Magelangan Parekraf Fair akan dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif lokal. Pemerintah Kota Magelang juga menyiapkan sejumlah program yang menyasar generasi kreatif, seperti Bos Muda, Z-Hub, dan Local Champion.

“Bukan hanya melalui panggung Magelanga saja, melainkan memiliki sejumlah program unggulan yang menyasar generasi kreatif, seperti melalui program Bos Muda, Z-Hub, Local Champion, dan lainnya,” kata Damar.

Damar menambahkan, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menopang perekonomian daerah apabila dikembangkan secara maksimal. Selain membuka ruang bagi pelaku kreatif, pengembangan sektor tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing daerah.(wid)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....