Agustina Perketat Perlindungan Warga, Temuan Kadar SO₂ Udara TPA Jatibarang
- 03 Okt 2026 15:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperketat penanganan menyusul hasil pengukuran kualitas udara yang menemukan kadar sulfur dioksida (SO₂) di sejumlah titik sekitar TPA Jatibarang. Dalam rapat terbatas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait penanganan TPA Jatibarang, Jumat malam, 2 Oktober 2026, Agustina meminta langkah perlindungan warga disesuaikan dengan kondisi kualitas udara dan arah pergerakan asap.
Langkah tersebut merespons laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang atas temuan kadar SO₂ yang melampaui baku mutu di sejumlah titik terdampak. Seperti di antaranya pada kawasan SMAN 7 Semarang, SPPG, dan Zona 3 TPA Jatibarang.
Guna menekan sebaran polutan di udara, Agustina memerintahkan armada mobil pemadam dan penyemprot yang bersiaga untuk membuat jadwal penyemprotan air ke atas secara berkala. Tugaskan mobil yang standby untuk membuat jadwal penyemprotan air ke atas.
"Pergerakannya harus berbasis pada ukuran tingkat polusi dari Dinkes dan peta arah mata angin dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” tegasnya. Selain penanganan teknis udara, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah atau berada di jalur paparan asap untuk meningkatkan perlindungan diri.
Menurut dia, perlindungan diri dapat dilakukan dengan mengenakan masker dan pelindung mata. Warga juga diminta tidak memantik atau menyalakan api sembarangan mengingat potensi bahaya penyebaran gas metana di area sekitar TPA Jatibarang.
Untuk memastikan imbauan ini hingga ke tingkat bawah, Agustina menginstruksikan para camat dan lurah turun langsung mengedukasi warga di wilayah masing-masing. “Bapak dan Ibu Camat, mohon bantu sosialisasi untuk pemakaian masker dan pelindung diri di ruang terbuka, terutama bagi warga di wilayah terdampak paparan asap,” ujarnya.
Layanan kesehatan melalui Puskesmas di wilayah terdampak serta Posko Kesehatan TPA Jatibarang tetap disiagakan 24 jam untuk melayani warga maupun petugas yang mengeluhkan gangguan pernapasan. Agustina meminta masyarakat tetap tenang dan memantau perkembangan kondisi kualitas udara melalui saluran informasi resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....